PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Isu mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu pemicu gejolak di pasar saham hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 7% pada pukul 11.50 WIB, turun ke level 6.084.
Ini adalah penurunan terdalam sejak pandemi Covid-19 pada 2020.
Arwendy Rinaldi Moechtar, Head of Equity Trading Mitra Andalan Sekuritas, mengungkapkan bahwa rumor mengenai Sri Mulyani menyebabkan arus dana asing keluar dari pasar.
Baca Juga: Panic Selling Picu IHSG Anjlok, Asing Catat Aksi Jual Rp 57,8 Triliun dalam 6 Bulan!
"Investor asing sangat percaya dengan kinerja Sri Mulyani. Isu ini membuat mereka panik," ujarnya.
Respons Pemerintah
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Wibawa Satria, telah membantah isu tersebut.
"Informasi yang beredar mengenai pengunduran diri Sri Mulyani adalah hoax," tegasnya.
Baca Juga: Hyundai Indonesia Luncurkan Program Bantuan Banjir untuk Pemilik Mobil Hyundai dan Merek Lain
Namun, bantahan ini belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran investor.
Dampak bagi Pasar
Pelemahan IHSG ini juga dipengaruhi oleh sentimen negatif lainnya, seperti defisit APBN dan kontraksi penerimaan pajak.
Namun, isu mundurnya Sri Mulyani menjadi pemicu utama gejolak pasar.
Artikel Terkait
UMKM Papua Global Spices Eksis di Pasar Internasional Berkat Dukungan BRI
BRImo Permudah Mudik Antarpulau, Kini Bisa Pesan Tiket Kapal Secara Digital!
Kapan Lagi Buka Bareng BRI Festival 2025 Digelar di GBK, Hiburan dan Edukasi Finansial Ramah Lingkungan
Pencairan THR Pensiunan PNS 2025 Dimulai, Anggaran Capai Rp12,4 Triliun
34 KPM di Desa Pusakamulya Terima BLT Dana Desa Rp900 Ribu, Total Penyaluran Capai Rp30,6 Juta
QLola by BRI Tembus Rp8.400 Triliun, Cetak Rekor Baru dalam Transaksi Cash Management
IHSG Anjlok 5%, BEI Terpaksa Hentikan Perdagangan Sementara!
Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, IHSG Anjlok 3,48%!
Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, IHSG Anjlok Lebih dari 5%!
Panic Selling Picu IHSG Anjlok, Asing Catat Aksi Jual Rp 57,8 Triliun dalam 6 Bulan!