Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, IHSG Anjlok Lebih dari 5%!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 18 Maret 2025 | 20:00 WIB
Goldman Sachs turunkan peringkat saham RI dari overweight ke market weight, picu aksi jual besar-besaran. IHSG anjlok 5%, trading halt terjadi. (pexel/@Artem Podrez)
Goldman Sachs turunkan peringkat saham RI dari overweight ke market weight, picu aksi jual besar-besaran. IHSG anjlok 5%, trading halt terjadi. (pexel/@Artem Podrez)

PURWAKARTA ONLINE, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan hari ini, Selasa (18/3/2025), setelah Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia dari overweight menjadi market weight.

Aksi jual besar-besaran oleh investor asing memicu IHSG anjlok lebih dari 5%, memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan sementara (trading halt) jelang sesi I berakhir.  

Direktur BEI, Iman Rachman, mengonfirmasi bahwa penurunan IHSG telah terjadi sejak pekan lalu.

Baca Juga: QLola by BRI Tembus Rp8.400 Triliun, Cetak Rekor Baru dalam Transaksi Cash Management

"Isu global dan beberapa faktor lain memicu aksi jual, terutama dari investor asing," ujarnya di Gedung BEI.  

Goldman Sachs juga menurunkan rekomendasi atas surat utang BUMN dengan tenor 10 hingga 20 tahun menjadi netral.

Padahal, sebelumnya, surat utang BUMN menjadi salah satu aset favorit manajer investasi global.  

Baca Juga: Deni Ahmad Haedari dan Gerakan Patriot Ketahanan Pangan, Langkah Menuju Kemandirian Pangan Nasional

Analis pasar menilai penurunan peringkat ini mencerminkan kekhawatiran investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia, terutama terkait risiko fiskal dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X