Penghentian layanan penjualan produk fisik akan berlangsung bertahap hingga Februari 2025.
Baca Juga: Hotel Aruss dan Jejak Karier Ricco Hertanto, Judi Online!
Netizen menduga Bukalapak bangkrut.
Sementara menurut Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, pesaing Bukalapak mendapatkan fresh money, sehingga bisa bakar uang.
Kondisi ini membuat Bukalapak sulit bersaing.
"Ketika mendapatkan dana yang besar, mereka (Bukalapak) tidak bisa memanfaatkan dana tersebut untuk bersaing dengan Shopee atau pun dengan Tokopedia," kata Huda, dalam sebuah wawancara dengan Kompas TV, Kamis (9/1/2025).
Baca Juga: Asmara Gen Z Episode 40, Cinta Segitiga yang Memanas!
Hingga saat ini, layanan seperti pembelian pulsa, token listrik, dan investasi emas tetap tersedia.***
Artikel Terkait
UMK Purwakarta 2025 Naik 6,5%, Pekerja Soroti Ketimpangan dengan Karawang
Protes Damai di Batam, Buruh Desak Penetapan UMSK 2025
Serikat Pekerja Batam, UMSK 2025 Harus Segera Ditentukan
Mengapa Kota Cirebon Tak Punya UMSK? Ini Penjelasannya
Ketimpangan Upah Buruh Dunia, Realita yang Sulit Ditutupi di Negara Manapun!
Harga Pangan Nasional, Tren Penurunan, Cabai Rawit Merah Tetap Mahal
Panduan Lengkap Daftar NPWP Online 2025 melalui Ereg Pajak
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) di Zona Merah, Katalis Positif Siap Dongkrak Saham
Tabel Angsuran KUR BRI 2025 Rp45 Juta, Solusi UMKM dengan Suku Bunga Rendah
Syarat dan Simulasi Angsuran KUR BRI 2025 Rp45 Juta, Cocok untuk UMKM