Penyakit Mulut dan Kuku PMK mewabah, peternak mulai khawatir!

photo author
Tim Purwakarta Online 02, Purwakarta Online
- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:59 WIB
Cegah Sebaran PMK, Pemkot Bandung Akan Lakukan Vaksin dan Rapid pada Hewan Ternak. (Humas Pemkot Bandung)
Cegah Sebaran PMK, Pemkot Bandung Akan Lakukan Vaksin dan Rapid pada Hewan Ternak. (Humas Pemkot Bandung)

Purwakarta Online - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang baru-baru ini menyerang hewan ternak di sejumlah daerah Jawa Timur.

Menyebabkan kekhawatiran bagi sejumlah peternak di daerah lain.

Salah satunya Bambang Heryanto selaku peternak sapi yang bertempat di Arcamanik, Kota Bandung.

"Sebenarnya sampai hari ini was-was. Jangan-jangan sapi ternak saya kena. Makanya saya upayakan memproteksi agar tidak ada yang kena," ujar Bambang di kawasan Arcamanik, Jumat 20 Mei 2022.

Artikel ini telah tayang di AYOBANDUNG 'Pandangan Peternak terkait Wabah PMK, Antara Takut dan Senang'.

Baca Juga: Alasan kenapa pertanian di Amerika bisa maju

Menurut Bambang, peternak hewan di Kota Bandung telah mendapat bantuan dari pemerintah kota dalam upaya perlindungan dari PMK.

Bantuan tersebut diantaranya berupa obat-obatan yang diberikan secara gratis.

"Kota Bandung belum ada yang terjangkit, dan mudah-mudahan tidak ada. Misalnya ada, kita jaga dan periksa betul dengan menggandeng pemerintah. Alhamdulillah kita sudah mendapat obat-obatan gratis dari dinas terkait," ucapnya.

Bambang Heryanto mengatakan, selama ini pihaknya mendapat pasokan sapi ternak dari kawasan Jawa Timur, tepatnya dari daerah Ponorogo.

Kualitas sapi dari kawasan Jawa Timur tersebut selama ini memang terkenal bagus.

Baca Juga: Rini Juniawati Guru Owner Bisnis Keripik Kutang di Purwakarta, Sang Inovator!

Namun sejak merebaknya wabah PMK, Bambang mengaku tak lagi mendapat suplai sapi.

Akibatnya, stok yang dimiliki saat ini terbilang minim, bahkan jauh lebih sedikit saat Hari Raya Iduladha kemarin.

"Tetapi kita ada senangnya juga, karena harga sapi saat ini mungkin akan lebih bagus, karena stoknya kan sedikit. Dengan kebutuhan Iduladha yang mencapai 5 ribu ekor nanti, sementara stok kita hanya 1 ribu. Kemungkinan harga akan bagus," ujar dia.***

Baca Juga: Rowo Bayu desa yang disebut lokasi asli KKN di Desa Penari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ichwansyah Wiradimadja

Sumber: ayobandung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X