PURWAKARTA ONLINE - gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar dan memicu dampak yang luas hingga ke negara tetangganya, Thailand.
Salah satu dampak terbesar yang dirasakan adalah runtuhnya sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dalam tahap pembangunan di Bangkok.
Peristiwa tragis ini telah mengakibatkan 3 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Gempa Myanmar Menghancurkan Gedung di Bangkok
Gempa yang terjadi di Myanmar memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi bangunan-bangunan di Bangkok, yang berjarak ratusan kilometer.
Gedung yang ambruk ini, yang masih dalam tahap konstruksi, diduga tidak sepenuhnya tahan terhadap guncangan hebat akibat gempa.
Para pekerja yang berada di lokasi saat kejadian terjebak dalam reruntuhan bangunan, membuat operasi penyelamatan menjadi sangat mendesak.
Baca Juga: Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H: Penetapan Hari Raya Idul Fitri 2025 dan Prediksi Lebaran Serentak
43 Pekerja Terjebak, Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Menurut laporan, sebanyak 43 pekerja yang sedang berada di lokasi gedung saat gempa terjadi terjebak dalam reruntuhan. Tim penyelamat segera dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Hingga kini, proses pencarian korban masih berlangsung, dengan harapan untuk menemukan lebih banyak korban yang selamat.
Kerusakan di Bangkok dan Rumah WNI Terkena Dampak
Selain gedung yang ambruk, beberapa bangunan lain di Bangkok juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Beberapa rumah warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Bangkok dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.