Razman mengungkapkan bahwa Alvin kerap menjalani cuci darah dan bahkan sempat beberapa kali terbang ke China untuk transplantasi ginjal.
Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
“Beliau mengalami kegagalan karena infeksi, salah satunya di paru-paru,” tambah Razman.
Baca Juga: Ending ‘When the Phone Rings’ Episode 12, Misteri dan Kerinduan Hong Hee Joo
Komunikasi Terakhir
Razman juga menceritakan komunikasi intens mereka dua minggu terakhir.
Alvin kerap menyampaikan pemikirannya tentang pentingnya penegakan hukum yang adil di Indonesia.
“Beliau sangat intens telepon saya, menyampaikan ide-idenya. Alvin selalu ingin hukum ditegakkan dengan baik,” ujarnya.
Jejak Kehidupan dan Pengabdian
Sosok Alvin Lim telah meninggalkan jejak mendalam di dunia hukum Indonesia.
Nama besarnya dikenal lewat kasus-kasus besar, termasuk membela korban penyiraman air keras, Agus Salim.
Baca Juga: UMSK Purwakarta 2025 Naik, Serikat Pekerja Belum Puas!
Kini, jenazah Alvin Lim disemayamkan di Rumah Duka Green Heaven, Jakarta Utara.***