Kepala Kemenag dan Forkopimda Purwakarta Nilai Penutupan Bangunan Tak Berizin sebagai Langkah yang Tepat!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 6 April 2023 | 20:06 WIB
Rapat Koordinasi terkait penyegelan bangunan GKPS Purwakarta. Langkah tegas Pemkab Purwakarta dalam menutup bangunan tak berizin yang digunakan sebagai tempat ibadah. Baca artikel ini untuk mengetahui reaksi Kepala Kemenag dan Forkopimda, serta upaya pemkab dalam menjaga kondusifitas wilayah (Pemkab Purwakarta)
Rapat Koordinasi terkait penyegelan bangunan GKPS Purwakarta. Langkah tegas Pemkab Purwakarta dalam menutup bangunan tak berizin yang digunakan sebagai tempat ibadah. Baca artikel ini untuk mengetahui reaksi Kepala Kemenag dan Forkopimda, serta upaya pemkab dalam menjaga kondusifitas wilayah (Pemkab Purwakarta)

PURWAKARTA ONLINE - Para pemimpin agama dan pihak keamanan di Purwakarta menilai bahwa langkah Pemkab Purwakarta dalam menutup bangunan yang tidak memiliki izin dan digunakan sebagai tempat ibadah adalah langkah yang tepat.

Bangunan yang tidak memiliki izin dan digunakan sebagai tempat ibadah oleh jemaat GKPS yang ditutup oleh Pemkab Purwakarta terletak di Desa Cigalem, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.

"Kami yakin langkah yang diambil oleh Pemkab Purwakarta bersama Forkopimda Purwakarta sudah sesuai dengan aturan. Selain itu, kami juga menganggap langkah ini penting untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Purwakarta," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain pada Selasa, 4 April 2023.

Baca Juga: Vivick Tjangkung, Dari Artis Sinetron Menjadi Kapolres Wanita Pertama di NTT dengan Banyak Prestasi!

Baca Juga: Bursok Anthony Marlon (BAM) Desak Sri Mulyani Mundur dari Menteri Keuangan: Perusahaan vs Investasi Bodong!

Baca Juga: Penjelasan Rafael Alun Trisambodo tentang Artis Inisial R yang Diduga Terlibat Korupsi: Ini katanya!

AKBP Edwar juga mengingatkan masyarakat untuk melihat permasalahan ini secara menyeluruh.

"Jangan hanya fokus pada penyegelan bangunan. Namun kita harus melihat keseluruhan konteks, bagaimana masalah ini bisa terjadi. Masyarakat harus berhati-hati terhadap berita, video, atau narasi yang provokatif," jelas AKBP Edwar.

Letkol Arm Andi Achmad Afandi, Dandim 0619 Purwakarta, menyatakan bahwa jajarannya tetap mendukung upaya pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terjaga kondusifitas.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X