PURWAKARTA ONLINE - Para pemimpin agama dan pihak keamanan di Purwakarta menilai bahwa langkah Pemkab Purwakarta dalam menutup bangunan yang tidak memiliki izin dan digunakan sebagai tempat ibadah adalah langkah yang tepat.
Bangunan yang tidak memiliki izin dan digunakan sebagai tempat ibadah oleh jemaat GKPS yang ditutup oleh Pemkab Purwakarta terletak di Desa Cigalem, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.
"Kami yakin langkah yang diambil oleh Pemkab Purwakarta bersama Forkopimda Purwakarta sudah sesuai dengan aturan. Selain itu, kami juga menganggap langkah ini penting untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Purwakarta," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain pada Selasa, 4 April 2023.
Baca Juga: Vivick Tjangkung, Dari Artis Sinetron Menjadi Kapolres Wanita Pertama di NTT dengan Banyak Prestasi!
Baca Juga: Penjelasan Rafael Alun Trisambodo tentang Artis Inisial R yang Diduga Terlibat Korupsi: Ini katanya!
AKBP Edwar juga mengingatkan masyarakat untuk melihat permasalahan ini secara menyeluruh.
"Jangan hanya fokus pada penyegelan bangunan. Namun kita harus melihat keseluruhan konteks, bagaimana masalah ini bisa terjadi. Masyarakat harus berhati-hati terhadap berita, video, atau narasi yang provokatif," jelas AKBP Edwar.
Letkol Arm Andi Achmad Afandi, Dandim 0619 Purwakarta, menyatakan bahwa jajarannya tetap mendukung upaya pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terjaga kondusifitas.***
Artikel Terkait
Pemkab Purwakarta Segel Bangunan Gereja GKPS, Karena Tak Berizin!
Ramalan Cuaca Hari Ini Senin 3 April 2023 di Purwakarta Berdasarkan Data BMKG, apa yang harus dipersiapkan!
VIRAL, Aksi Pencurian oleh Emak-emak Sambil Gendong Bayi di Purwakarta!
Emak-emak Gendong Bayi Curi Uang Rp10 Juta di Agen Mandiri Link di Purwakarta!
Cara Mudah Menghubungi WhatsApp Center Sampurasun Purwakarta Tanpa Menyimpan Nomor!
Tanggapi Penyegelan Rumah Ibadah GKPS Purwakarta, Politisi Diaz Hendropriyono: Memalukan!
Pemimpin GKPS Memohon Pemda Purwakarta untuk Membolehkan Ibadah Paskah di Gereja Mereka yang Disegel!
Gaji Guru Honorer di Purwakarta Hanya Rp450 Ribu Selama 14 Tahun, Dedi Mulyadi Sindir Bupati?
Dicecar Netizen Usai Segel Gereja GKPS, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Tutup Kolom Komentar Instagram!
Pemerintah Purwakarta Segel Gedung Tak Berizin yang Dipakai sebagai Tempat Ibadah, Kemenag Setuju!