Baca Juga: Link Video Cikgu Fadhilah Viral di Terabox dan Doodstream, Polisi Peringatkan Bahaya Phishing
“Kami tidak pernah diajak bicara. Tiba-tiba pulau kami dicaplok. Ini perampasan wilayah yang sah secara adat dan historis milik Aceh,” ucap seorang tokoh masyarakat Aceh Singkil.
Kemendagri mengklaim bahwa proses penetapan ini sudah berjalan sejak 2018 dengan mengacu pada batas barat yang telah dimutakhirkan.
Proses ini juga disebut telah melibatkan 8 instansi tingkat pusat, serta pihak dari Aceh dan Sumatera Utara.
Namun, hal ini tetap dianggap janggal oleh masyarakat Aceh.
Baca Juga: Teaser Film Selepas Tahlil Rilis, Bikin Penonton Takut Dihantui Penyesalan dan Rahasia Keluarga
Mereka mempertanyakan keterlibatan dan keterbukaan dalam proses tersebut, apalagi jika hasil akhirnya merugikan pihak Aceh.
Gubernur Aceh menyatakan pihaknya memiliki data dan dokumen resmi yang menunjukkan bahwa keempat pulau tersebut merupakan bagian dari Provinsi Aceh secara historis, administratif, dan sosiologis.
“Kami akan tempuh segala jalur hukum yang ada. Ini bukan semata soal wilayah, tapi menyangkut kedaulatan daerah dan harga diri masyarakat Aceh,” tegasnya.
Baca Juga: Cikgu Fadilah Minta Maaf, Netizen Malah Cari Link Video Viral dengan Abang Wiring
Kasus pengalihan empat pulau Aceh ke wilayah Sumatera Utara ini telah menjadi isu sensitif yang menyatukan suara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah Aceh.***
Artikel Terkait
Siti Ida Hamidah Diduga Kabur? Spekulasi Jemput Paksa Menguat di Purwakarta
Siti Ida Hamidah, Kadis Bersahaja Purwakarta yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Rp 2,2 Miliar
Kadis Bersahaja Purwakarta, Siti Ida Hamidah Diduga Kabur di Tengah Kasus Korupsi Dinas Perikanan
Kursi Kadis Kosong! Siti Ida Hamidah Menghilang, Rumor Digantikan Doktor Tatang Muncul
Denda RM5.000 untuk Cikgu Fadhilah, Link Video Viral Abang Wiring Diincar Netizen
Viral Link Video Cikgu Fadhilah di Terabox, Publik Diburu Sensasi hingga Abaikan Bahaya Siber
Cikgu Fadhilah Didenda, Link Video Viral Disebar di Terabox, Polisi Buka Siasatan Baru
Ubinan di Kecamatan Kiarapedes Capai 5,4 Kg, Nana Sumarna: Cukup Memuaskan, Akan Terus Dibina
Nana Sumarna Nilai Panen Padi di Kecamatan Kiarapedes Cukup Memuaskan, Hasil Capai 5,4 Kg/Ubinan
Penggerek Batang Jadi Ancaman Utama Petani di Kiarapedes, Penyuluh dan POPT Lakukan Demplot