“Perubahan kebijakan tarif ini sangat mendasar dan belum pernah terjadi dalam sejarah ekonomi modern.
Kami menghadapi potensi stagflasi yang serius,” ujar Powell.
Sejumlah pejabat The Fed turut menyuarakan kekhawatiran serupa.
Mereka menilai tarif tinggi dapat memicu lonjakan inflasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan angka pengangguran.
Respon Pasar dan Ekonom
Kritik terhadap kebijakan ekonomi Trump tak hanya datang dari institusi resmi, tapi juga dari para pelaku pasar.
Miliarder dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menyebut kebijakan tarif Trump sebagai ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi AS.
Dalio menegaskan bahwa penerapan tarif tinggi justru berisiko mendorong negara ke ambang resesi.
Kekhawatiran ini diperkuat dengan perlambatan pertumbuhan dan tekanan harga yang mulai terasa di berbagai sektor.
Baca Juga: Huawei Kirim Massal Chip AI 910C: Alternatif Nvidia H100 di Tengah Pembatasan AS
Desakan Trump untuk memecat Jerome Powell mencerminkan ketegangan yang kian dalam antara kebijakan politik dan independensi lembaga keuangan.
Dengan perlindungan hukum yang kuat terhadap posisi Ketua The Fed, langkah pemecatan tidak semudah yang dibayangkan.
Namun, polemik ini menjadi peringatan penting akan betapa rapuhnya hubungan antara kekuasaan politik dan kebijakan moneter di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.***
Artikel Terkait
Saham Nvidia Anjlok 25% YTD: Tekanan Bearish Kian Kuat di Bawah EMA Kunci
Nvidia Kritik Pembatasan Ekspor Chip AS, Tegaskan Pentingnya Pasar China
CEO NVIDIA Jensen Huang Temui DeepSeek dan Wakil PM China di Tengah Ketegangan Dagang
Saham UnitedHealth dan Nvidia Jatuh, Ketidakpastian Pasar AS Kian Meningkat
Pembatasan Chip Nvidia ke China Guncang Saham Teknologi Global, ASML dan TSMC Terpukul
Saham NVIDIA Anjlok 25% Akibat Tarif Trump: China Kejar Ketertinggalan Chip AI
CEO Nvidia Kunjungi Beijing Setelah AS Larang Ekspor Cip AI H20 ke China
Nvidia Tegaskan Komitmen di China Meski Ditekan Larangan Ekspor AS
Huawei Kirim Massal Chip AI 910C: Alternatif Nvidia H100 di Tengah Pembatasan AS
Nvidia Hardcore Culture: Strategi Jensen Huang Membangun Budaya Kerja Tanpa Kompromi