PURWAKARTA ONLINE - Fariz Roestam Moenaf, atau yang lebih dikenal sebagai Fariz RM, adalah salah satu nama besar dalam dunia musik Indonesia.
Lahir pada 5 Januari 1959 di Jakarta, Fariz telah menjadi ikon musik sejak era 1980-an. Dengan lagu-lagu hits seperti "Barcelona" dan "Sakura", namanya tak pernah lekang oleh waktu.
Namun, di balik kesuksesannya, kehidupan pribadi Fariz RM juga kerap menjadi sorotan, penuh dengan kisah yang menginspirasi dan mengundang decak kagum.
Karier bermusik Fariz RM dimulai sejak usia 12 tahun. Bersama Debby Nasution dan Odink Nasution, ia membentuk grup musik "Young Gipsy" yang membawakan aliran blues dan rock.
Baca Juga: Puasa 2025 Tanpa Cuti? Tenang, Ini Keuntungannya!
Bakat musiknya semakin terasah ketika ia melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1978, mengambil jurusan Seni Rupa.
Di kampus ini, Fariz tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif mengembangkan bakat musiknya dengan bergabung di dua grup musik legendaris, Giant Step dan The Rollies.
Ia bahkan menjadi musisi pengganti untuk posisi keyboard dan drum di kedua grup tersebut.
Tahun 1979, Fariz RM semakin menunjukkan dedikasinya di dunia musik dengan membantu mengiringi kelompok musik pimpinan Harry Roesli, Harry Roesli Kharisma.
Baca Juga: Tidak Ada Cuti Bersama Puasa 2025! Tapi Ada Kejutan Lain...
Kolaborasi ini menjadi batu loncatan bagi Fariz untuk mengeksplorasi berbagai genre musik, mulai dari pop, blues, jazz fusion, hingga rock.
Fariz RM dikenal sebagai penulis lagu yang berbakat. Lagu-lagu ciptaannya tidak hanya enak didengar, tetapi juga memiliki makna mendalam.
"Barcelona", salah satu lagu hits-nya, menjadi simbol perjalanan cinta yang romantis namun penuh lika-liku.
Sementara itu, "Sakura" menggambarkan keindahan dan keromantisan musim semi di Jepang, yang berhasil menyentuh hati banyak pendengar.
Artikel Selanjutnya
Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga Kembali Hadir, Pawai Meriah Sambut Bupati Baru Purwakarta!
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Sumber: Wikipedia
Artikel Terkait
Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga Kembali Hadir, Pawai Meriah Sambut Bupati Baru Purwakarta!
Keputihan dan Darah Setelah Intim, Wanita Purwakarta Ini Kena Kanker Serviks Stadium 2B
Dampak Larangan Jual LKS dan Karya Wisata di Purwakarta, Guru Honorer Harus Bagaimana?
Petani KTNA dan Air Mancur Sri Baduga Siap Meriahkan Penyambutan Bupati Baru Purwakarta
Agnez Mo dan Kasus Hak Cipta – Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abang Ijo Hapidin Dilantik Besok, LPPNU Purwakarta: Petani Nahdliyyin Siap Menyambut!
Indonesia U-20 vs Yaman – Laga Terakhir, Harga Diri Dipertaruhkan!
Timnas U-20 Indonesia vs Yaman – Laga Terakhir, Wajib Tebus Kekalahan!
Kronologi Kasus Hak Cipta, Awal Mula Gugatan Ari Bias terhadap Agnez Mo
BEM SI Gelar Puncak Demo 'Indonesia Gelap' 20 February di Jakarta, Ini 13 Tuntutannya