Pedagang dan LSM Kritik Kebijakan Gas 3 Kg di Purwakarta, Menyulitkan Rakyat!

photo author
Adi Mulyadi, Purwakarta Online
- Rabu, 5 Februari 2025 | 14:05 WIB
Ilustrasi pedagang Kaki Lima (istimewa)
Ilustrasi pedagang Kaki Lima (istimewa)

Biasanya, ia bisa dengan mudah mendapatkan pasokan gas elpiji 3 Kg, namun kini pengiriman gas terhambat.

"Sudah beberapa hari ini saya pesan gas, tapi belum juga datang," ujarnya.

LSM BASMI Kritik Kebijakan Pemerintah

Kritikan juga datang dari LSM Barisan Semut Merah Indonesia (BASMI).

Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: Rem Blong, Lalu Tabrakan Beruntun!

Chakuk Tagok, Kepala Divisi Investigasi dan Informasi DPP BASMI Jabar, menilai kebijakan ini menyulitkan masyarakat.

Sebelum kebijakan tersebut, gas elpiji 3 Kg mudah didapat dengan harga terjangkau.

"Kini, masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji, terutama di warung-warung sekitar tempat tinggal mereka," ujar Tagok.

Baca Juga: Konsolidasi PCNU Purwakarta di Wanayasa, Kyai Anwar Nasihin: Perkuat Struktur!

Harapan LSM untuk Pemerintah

LSM BASMI berharap pemerintah lebih mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi sebelum mengambil kebijakan.

"Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, kebijakan harus menguntungkan dan mensejahterakan rakyat," tegas Tagok.

Kebijakan ini memang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Masyarakat berharap agar pemerintah bisa mengevaluasi aturan tersebut demi kemudahan dan kesejahteraan rakyat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adi Mulyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X