"Hotel tetap beroperasi seperti biasa. Tidak ada dampak langsung terhadap tamu," katanya.
Baca Juga: Alvin Lim Sakit Apa? Pengacara Kondang Meninggal Dunia!
Langkah Tegas Bareskrim
Penyitaan Hotel Aruss menjadi salah satu langkah konkret dalam memberantas judi online.
Brigjen Helfi menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen mengungkap kasus serupa.
"Kami akan terus melacak aliran dana hasil kejahatan untuk mencegah aktivitas ilegal berkembang," tegas Helfi.
Dukungan Polda Jateng
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bareskrim.
"Kami hanya membackup kegiatan penyitaan ini. Untuk detailnya, bisa dikonfirmasi ke Divisi Humas Mabes Polri," katanya.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Pemecatan Shin Tae-yong
Penegakan Hukum dan Peringatan Keras
Kasus Hotel Aruss menjadi peringatan keras bagi pihak yang terlibat dalam tindak pidana pencucian uang.
Pemerintah bertekad menutup celah kejahatan siber, termasuk judi online, yang merugikan masyarakat.
Penyitaan aset senilai puluhan miliar rupiah ini menunjukkan bahwa hukum akan menjerat siapa saja yang terbukti melanggar.
Operasional Hotel Aruss mungkin tidak terganggu, tetapi kasus ini tetap menjadi perhatian publik.***
Artikel Terkait
Panduan Lengkap Cara Mengecek Hasil Kelulusan CPNS 2024
Situ Buleud Purwakarta Diambil Alih Pemprov Jabar? Begini Penjelasannya
PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Shin Tae-yong, Pelatih Baru dari Belanda Segera Hadir
Alvin Lim Sakit Apa? Pengacara Kondang Meninggal Dunia!
PSSI Pecat Shin Tae-yong, Erick Thohir Umumkan Pelatih Baru dari Belanda untuk Timnas Indonesia
Erick Thohir Ungkap Alasan Pemecatan Shin Tae-yong
Biaya Haji 2025 Resmi Turun, Ini Rinciannya
Pesan Shin Tae-yong Setelah Pemutusan Kontrak dengan PSSI
Hasto Kristiyanto, Dari Sekjen PDIP ke Panggilan KPK
Hotel Aruss Semarang Disita Bareskrim, Diduga Terkait Pencucian Uang Judi Online