Pada 2015, Alvin bersama rekan-rekannya mendirikan LQ Indonesia Law Firm.
Firma ini dikenal luas berkat dedikasi Alvin dalam menangani kasus-kasus besar.
Ia selalu memperjuangkan keadilan dengan keberanian yang luar biasa.
Salah satu kasus besar yang ditangani Alvin adalah polemik donasi korban penyiraman air keras, Agus Salim.
Ia juga dikenal karena pernyataan kontroversial terkait Ferdy Sambo.
Baca Juga: 2029 Tanpa Presidential Threshold, Peluang Buruh Jadi Presiden Makin Besar
Perjuangan Melawan Penyakit
Dalam dua tahun terakhir, Alvin menjalani perawatan intensif untuk penyakit ginjalnya.
Ia bahkan sempat menjalani cangkok ginjal di China, meski tidak berhasil.
Kondisi kesehatannya semakin memburuk hingga akhirnya ia meninggal dunia.
Sahabatnya, Razman Arif Nasution, mengungkapkan bahwa Alvin selalu berdedikasi pada pekerjaannya meskipun tengah sakit.
“Beliau selalu memikirkan keadilan. Dalam dua minggu terakhir, beliau intens berbicara dengan saya,” ujarnya.
Warisan yang Tak Tergantikan
Kepergian Alvin Lim meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan dunia hukum.
Namun, dedikasi dan keberaniannya akan selalu dikenang.
Artikel Terkait
UMSK Purwakarta 2025 Naik, Serikat Pekerja Belum Puas!
Kenaikan UMN 6,5 Persen Dampak Kebijakan Prabowo bagi Purwakarta dan Sektor Industri
Ending ‘When the Phone Rings’ Episode 12, Misteri dan Kerinduan Hong Hee Joo
Megathrust Selat Sunda, Peringatan untuk Indonesia, Langkah Mitigasi Jadi Kunci
China Hadapi Lonjakan Kasus HMPV, Apa Bedanya dengan COVID-19?
Merebaknya HMPV, Bagaimana Indonesia Bisa Bersiap?
Peningkatan Kasus Human Metapneumovirus (hMPV) di Malaysia! Apa yang Perlu Anda Ketahui
2029 Tanpa Presidential Threshold, Peluang Buruh Jadi Presiden Makin Besar
Pengacara Alvin Lim Meninggal Dunia, Pejuang Keadilan yang Tak Kenal Lelah
Alvin Lim Wafat, Perjalanan Karier dan Warisan Sang Advokat