BMKG Sebut Dua Gempa Megathrust Mengintai Indonesia: Bukan sekedar Waktu Tapi Mitigasi

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 18:35 WIB
Ilustrasi Ancaman Gempa Megathrust di Indonesia  (Tumisu dari Pixabay)
Ilustrasi Ancaman Gempa Megathrust di Indonesia (Tumisu dari Pixabay)

PURWAKARTA ONLINE - Indonesia, negara yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, sudah lama dikenal sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas tektonik paling aktif di dunia.

Dalam beberapa bulan terakhir, pembahasan mengenai potensi gempa besar, atau yang sering disebut gempa megathrust, kembali mencuat di kalangan ilmuwan dan masyarakat.

Di antara sejumlah zona megathrust yang ada, dua segmen yang paling diwaspadai adalah Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.

Apa Itu Megathrust?

Megathrust adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan zona pertemuan antara dua lempeng tektonik di bawah laut, di mana salah satu lempeng bergerak ke bawah lempeng yang lain.

Baca Juga: Klarifikasi dan Kesiapan Indonesia Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust

Zona ini dikenal sebagai sumber gempa besar yang dapat memicu tsunami dahsyat, seperti yang terjadi pada Gempa dan Tsunami Aceh 2004.

Zona megathrust ini tersebar di sepanjang wilayah Indonesia, yang menjadikan negara ini rentan terhadap potensi gempa besar.

Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut Menunggu Waktu?

Menurut para ahli, termasuk Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dua segmen megathrust yang paling diperhatikan saat ini adalah Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Kedua segmen ini sudah ratusan tahun tidak mengalami gempa besar, dan ini menjadi alasan utama mengapa para ilmuwan mengatakan bahwa gempa di dua segmen ini "tinggal menunggu waktu".

Baca Juga: Potensi Gempa Besar Megathrust Ancam Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, Ancaman yang Mengerikan akan Datang! Tinggal Menunggu Waktu

Hal ini dikarenakan segmen-segmen di sekitar kedua wilayah tersebut sudah mengalami gempa besar, sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut masih "diam", yang menurut teori seismologi, energi tektonik di dua zona ini semakin terakumulasi dan suatu saat akan dilepaskan.

Mengapa Harus Waspada?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X