PurwakartaOnline.com - Suatu kasus yang pernah menjadi sorotan pada tahun 2011, kini kembali mencuat ke permukaan dalam ranah politik menjelang Pilpres 2024.
Kasus yang dijuluki sebagai "kardus durian" ini, seolah menjadi bahan bakar bagi spekulasi politik yang ingin meruntuhkan citra seorang calon wakil presiden, Abdul Muhaimin Iskandar.
Latar Belakang Kasus "Kardus Durian"
Kisah ini dimulai pada 25 Agustus 2011, ketika tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans).
I Nyoman Suisnaya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT), dan Dadong Irbarelawan, Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Program Kemnakertrans, terjaring dalam OTT tersebut.
Tidak hanya itu, kuasa direksi PT Alam Jaya Papua, Dharnawati, juga turut ditangkap bersamaan dengan uang suap senilai Rp1,5 miliar yang dibungkus dalam kardus durian.
Kardus durian menjadi simbol dari suap terkait pengucuran dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah di Kemnakertrans pada tahun 2011.
Setelah satu dekade, kasus ini kembali mencuat di tahun politik 2024.
Perjuangan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI)
Pada 22 Februari 2023, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mengajukan gugatan dengan nomor perkara 17/Pid.Pra/2023/PN JKT.SEL untuk menguji sah penghentian penyidikan kasus "kardus durian" oleh KPK.
Baca Juga: Kasus 'Kardus Durian Cak Imin' Hanya Isu Politik, Gugatan Praperadilan Ditolak oleh PN Jaksel
Namun, harapan MAKI pupus setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan tersebut.
Sekjen DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menyatakan bahwa putusan ini mengakhiri segala praduga dan isu yang selama ini menggelayuti publik.
Artikel Terkait
Cinta Muhaimin Iskandar untuk Para Buruh: Saya Berjuang Liburkan May Day!
Muhaimin Iskandar: Peluang Besar sebagai Cawapres Prabowo di Pilpres 2024 dalam Koalisi KKIR
Purwakarta Punya Komunitas Millenial Militan! Untuk Menangkan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024
Pegiat Ekraf Purwakarta Desak Muhaimin Iskandar Maju Menjadi Presiden 2024!
Dukungan Gamer dan Milenial Purwakarta: Gus Muhaimin, Calon Presiden Pilihan Mereka di Pilpres 2024!
Dukungan Guru Ngaji Muda se-Purwakarta untuk Gus Muhaimin RI-1, Syaiful Huda DPR RI, dan Sona Maulida DPRD Jab
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar Buka Pintu Lebar untuk Koalisi di Pilpres 2024
Muhaimin Iskandar Diatas Angin: Prabowo Memohon Tidak Ditinggalkan, PDIP Memasang Mata pada Cak Imin
Sejarah Konflik Internal PKB: Gus Dur Vs Muhaimin Iskandar dan Kontroversi Terbaru dengan Yenny Wahid!
Bersatunya PKB dan PKS: Strategi Menang Pemilu 2024 dengan Anies-Muhaimin