Jika hakim mengabulkan permintaan DOJ, Google akan kehilangan salah satu aset strategisnya. Penjualan Chrome bisa:
Mengurangi dominasi Google di pasar iklan digital.
Baca Juga: Huawei Kirim Massal Chip AI 910C: Alternatif Nvidia H100 di Tengah Pembatasan AS
Membuka akses bagi mesin pencari lain seperti Bing, DuckDuckGo, dan Brave.
Mengubah lanskap teknologi dan pemasaran digital global secara signifikan.
Google menyebut permintaan pemisahan ini sebagai “radikal” dan berencana mengajukan proposal perubahan praktik bisnis pada pengadilan bulan depan.
Potensi Perubahan dengan Pemerintahan Baru
Persidangan kasus antimonopoli ini dijadwalkan dimulai pada April 2025.
Namun, dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS, ada kemungkinan pergantian pejabat DOJ yang bisa memengaruhi arah kasus ini.
Titik Balik dalam Dunia Teknologi
Kasus ini menjadi momen krusial dalam pengawasan terhadap dominasi teknologi digital.
Baca Juga: Nvidia Tegaskan Komitmen di China Meski Ditekan Larangan Ekspor AS
Jika Google dipaksa menjual Chrome, itu bisa menjadi preseden hukum penting yang membentuk ulang ekosistem internet dan memberikan peluang baru bagi startup serta perusahaan pesaing.***