Baca Juga: Keputusan Berani Bojan Hodak, Persib Malah Kebobolan Tiga Gol
Karir jurnalistik Yenny tidak berlangsung lama.
Setelah ayahnya, Gus Dur, terpilih sebagai Presiden RI ke-4, Yenny memutuskan untuk berhenti dari dunia jurnalistik dan fokus mendampingi ayahnya.
Ia kemudian diangkat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, menandai babak baru dalam hidupnya yang lebih banyak dihabiskan untuk mendukung perjuangan politik Gus Dur.
Meski karir jurnalistiknya relatif singkat, jejak Yenny Wahid sebagai wartawan pemberani tetap dikenang.
Baca Juga: Geely EX5 Tembus 1.000 Pesanan, Siap Bangun Pabrik Mobil Listrik di Purwakarta
Dedikasinya dalam meliput konflik dan situasi kritis menunjukkan bahwa ia tidak hanya mewarisi semangat ayahnya dalam memperjuangkan demokrasi, tetapi juga memiliki integritas tinggi sebagai seorang jurnalis.***