Portugis, yang gagal mempertahankan posisinya, akhirnya menarik diri dari Jawa Barat.
Dampak Aliansi terhadap Kekuasaan di Nusantara
Aliansi Pajajaran-Portugis menjadi contoh bagaimana kerajaan lokal berusaha bertahan di tengah perubahan besar di Nusantara.
Namun, kegagalan aliansi ini menunjukkan betapa sulitnya menghadapi gelombang Islamisasi yang dipimpin oleh Kesultanan Demak.
Baca Juga: 292 Ribu Orang Jadi Sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Purwakarta, Capaian Baru 2 Persen!
Bagi Portugis, kegagalan di Jawa Barat tidak menghentikan ekspansi mereka di Nusantara.
Mereka kemudian beralih ke Maluku, yang kaya akan rempah-rempah.
Sementara itu, Kerajaan Pajajaran semakin terdesak dan akhirnya runtuh pada akhir abad ke-16 M.
Pelajaran dari Sejarah
Aliansi Kerajaan Pajajaran dan Portugis mengajarkan pentingnya strategi dan keselarasan tujuan dalam kerja sama internasional.
Baca Juga: Arya Mohan Bikin Baper di Bandung! Intip Keseruan Asmara Gen Z Love Fest!
Meskipun aliansi ini gagal, upaya Pajajaran untuk mempertahankan eksistensinya patut diapresiasi.
Sejarah ini juga menjadi bukti betapa dinamisnya perpolitikan Nusantara pada masa itu, di mana agama, perdagangan, dan kekuasaan saling berkait erat.
Dengan memahami sejarah ini, kita dapat melihat bagaimana interaksi antara kekuatan lokal dan global telah membentuk wajah Nusantara hingga saat ini.***