Mungkin, kabut ini hanya sebentar. Tapi pagi ini saya merasa senang, karena sobat lama (kabut) akhirnya datang lagi ke kampungku, setelah lama tak berkunjung.***
*Ditulis oleh Enjang Sugianto, petani asal Kabupaten Purwakarta, pernah belajar di Polytechnic Education Development Center for Agriculture (PEDCA) Universitas Padjadjaran
Artikel Terkait
Petani Purwakarta Tutup Kebun Teh, Strategi Rahasia Bikin Matcha Lokal Kualitas Tinggi
Matcha Khas Purwakarta Mulai Diracik, Inovasi Petani Muda Bangkitkan Teh Lokal
Purwakarta Siap Punya Matcha Sendiri, Petani Teh Lakukan Inovasi demi Bertahan di Tengah Krisis
Apa Bedanya Matcha dan Teh Hijau Biasa? Petani Teh Purwakarta Ungkap Proses Khusus Produksi Matcha
Inovasi Matcha Khas Purwakarta, Upaya Anak Muda Selamatkan Pertanian Teh yang Terancam
Rahasia di Balik Matcha Purwakarta, Inovasi Pucuk Teh Lokal
Apa Kabar Usaha Tani Teh di Purwakarta?
Purwakarta Hujan Setiap Hari, 'Untung' Panen Cengkeh sedang Tidak Bagus
Mengapa Anak Muda Enggan Bertani? Ini 4 Alasan Utamanya
Pertanian Indonesia Harus Seperti Apa?