Mengapa Anak Muda Enggan Bertani? Ini 4 Alasan Utamanya

photo author
Adi Mulyadi, Purwakarta Online
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 12:03 WIB
Ilustrasi petani muda.
Ilustrasi petani muda.

PURWAKARTA ONLINEPertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Namun sayangnya, semakin sedikit generasi muda Indonesia yang tertarik menjadi petani.

Padahal peran petani sangat penting untuk masa depan bangsa.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat, mayoritas petani di Indonesia berasal dari generasi X (usia 43-58 tahun), yaitu sebesar 42,39%.

Sementara jumlah petani muda sangat minim.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan sektor pertanian di masa depan.

Lalu, apa sebenarnya alasan anak muda enggan terjun ke dunia pertanian?

Berikut penjelasannya:

Baca Juga: Ridwan Luncurkan Inovasi Digital Lumbung Sosial Pertama di Kabupaten Purwakarta

1. Pertanian Dianggap Pekerjaan Berat dan Kurang Menjanjikan

Banyak anak muda melihat profesi petani sebagai pekerjaan fisik yang berat dan tidak menghasilkan pendapatan stabil.

Survei JakPat tahun 2022 menyebutkan, 12,6% anak muda usia 15–26 tahun enggan bertani karena alasan tersebut.

Di sisi lain, pekerjaan di kota dianggap lebih modern, bergengsi, dan memberikan gaya hidup yang lebih baik.

Inilah yang membuat pertanian tidak lagi menjadi pilihan utama.

2. Kurangnya Akses Teknologi dan Inovasi

Sektor pertanian di pedesaan masih banyak yang menggunakan cara tradisional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Adi Mulyadi

Sumber: Dari berbagai sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

Minggu, 1 Maret 2026 | 22:25 WIB
X