news

Pelecehan seksual, Santriwati disuruh pijat alat vital pengasuh Ponpes di Lumajang. Kasus ditangani Polisi!

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:39 WIB
ilustrasi pelecehan seksual di Kabupaten Serang. (freepik.com)

Purwakarta Online - Beredar video massa warga di Lumajang, Jawa Timur menggerebek rumah seorang pria yang merupakan pengasuh sebuah pondok pesantren pada Kamis, 19 Mei 2022.

Massa warga itu mengamuk lantaran seorang pengasuh pondok pesantren di Lumajang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada santriwatinya.

Kejadian amukan warga di rumah pengasuh pondok pesantren itu berlokasi di Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Artikel ini telah tayang di HopsD dengan judul 'Perintahkan santriwati pijat alat vitalnya, pengasuh pondok pesantren di Lumajang diamankan polisi'.

Baca Juga: Kiwil sakit parah, dilarikan ke Rumah Sakit!

Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengerahkan puluhan polisi untuk segera menjaga keamanan lokasi pondok pesantren yang terdampak.

Pasalnya, sebelum massa menggerebek rumah pengasuh tersebut, mereka lebih dulu telah menyerbu lokasi pondok pesantren hingga memecahkan kaca.

Selain menggerebek rumah, massa juga berhasil menyerang sosok pengasuh pondok pesantren yang telah melakukan tindakan asulila pada santriwatinya.

Baca Juga: Polemik uang asuransi Vanessa Angel terbongkar!

Saat massa melakukan penyerangan kepada pengasuh pondok pesantren itu, polisi berhasil menghalau amukan massa itu.

Dewa Putu Eka mengimbau agar warga Lumajang tak perlu ikut serta mengurusi kasus ini dan meminta untuk serahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

"Warga tidak perlu berbondong-bondong ke sini, serahkan kasus ini ke polisi," kata Dewa, dikutip dari akun Instagram @kabarnegri pada Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Sayuran organik di pekarangan, bukti cinta terhadap keluarga!

Selain itu, aktivitas pondok pesantren sempat dihentikan dan diambil alih untuk diserahkan kepada sosok yang telah mewakafkan pondok pesantren tersebut.

"Sementara pondok kami serahkan kepada yang mewakafkan tanah ini, minta tolong dibantu supaya tetap aman," ujar Dewa.

Halaman:

Tags

Terkini