Banser memiliki misi untuk tidak hanya mengembangkan potensi kepemudaan, tetapi juga memperkuat identitas NU di kalangan pemuda.
Dengan diadakannya Diklatsar di Campaka, diharapkan semakin banyak pemuda NU yang memiliki peran aktif di masyarakat, baik sebagai pemimpin lokal maupun sebagai bagian dari organisasi sosial-keagamaan.
Baca Juga: Pro-Kontra Yanti TKW Taiwan Dapat Gift Paus di TikTok, Heboh Netizen!
Kehadiran Yayan Sahrodi dalam pelatihan ini memberikan contoh nyata bagaimana seorang pemimpin desa sekaligus menjadi bagian dari Banser, menunjukkan dedikasi terhadap pengembangan pemuda dan masyarakat.
Dengan kegiatan seperti ini, Banser terus berupaya mencetak kader-kader yang siap membangun dan melayani masyarakat Purwakarta, khususnya di Kecamatan Campaka.
"Banser bukan hanya tentang aksi, tetapi tentang pengabdian dan membentuk karakter yang kuat untuk kemajuan bersama," tutup Ramdan Juniar.***