Pasangan ini menawarkan insentif Rp1 juta per bulan bagi petani dan nelayan.
Mereka menilai petani dan nelayan adalah pilar ketahanan pangan.
Ronal menyebut pentingnya pembangunan berbasis desa.
"Kami ingin mengangkat martabat desa sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat," ujarnya.
Jeje menambahkan bahwa pemerataan pembangunan akan difokuskan pada wilayah selatan Jawa Barat.
Paslon Nomor 3: Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie
Pasangan ini mengedepankan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Mereka percaya SDM unggul akan mendorong pembangunan yang adil dan merata.
Program utama mereka mencakup:
1. Pelatihan teknologi bagi petani dan nelayan.
2. Pengembangan infrastruktur hingga ke desa-desa.
3. Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Barat.
"Kesuburan alam Jawa Barat harus dimanfaatkan dengan inovasi dan teknologi," ujar Syaikhu.
Baca Juga: Kisah Dokter JA Mengungkap Perselingkuhan Istri dengan Letkol Lizardo Gumay
Artikel Terkait
Gaji KPPS Pilkada 2024: Tugas, Wewenang, dan Upah yang Ditunggu
Mulai Bertugas, KPPS Pilkada 2024 Siap Jalankan Misi Demokrasi: Berapa Gajinya?
Tugas dan Gaji KPPS Pilkada 2024: Siapkan Diri Menyukseskan Pemilu, Berapa Besar Gajinya?
Berapa Gaji KPPS Pilkada 2024? Simak Baik-Baik!
Sosok Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hafidin: Paslon No Urut 1 Pilkada Purwakarta 2024
Latar Belakang Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hafidin: Paslon No 1 Pilkada Purwakarta 2024
Debat Publik Kedua Pilkada Purwakarta Digelar, Empat Pasangan Calon Adu Visi Misi
Suasana Memanas: Pendukung Paslon Wahdi-Qomaru Protes Diskualifikasi di Pilkada Metro 2024
Pramono Anung dan Anak Maju di Pilkada 2024: Dinasti Politik yang Mengguncang Jakarta dan Kediri
Debat Publik Pilkada Jawa Barat! Paslon Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan