• Selasa, 16 Agustus 2022

Harga Minyak Goreng Membaik! Produksi Sawit Melimpah

- Minggu, 29 Mei 2022 | 02:21 WIB
Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi Berakhir 31 Mei 2022, Kemenperin mengatakan, SIMIRAH menjadi acuan pertimbangan ekspor.  (Pinterest)
Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi Berakhir 31 Mei 2022, Kemenperin mengatakan, SIMIRAH menjadi acuan pertimbangan ekspor. (Pinterest)

Purwakarta Online - Tanpa harus melewati masa jeda, harga tandan buah segar (TBS) sawit pun merangkak naik setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan membuka kembali ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah (CPO). Pada Jumat 20 Mei 2022, sepekan setelah pengumuman pembukaan keran ekspor, menurut Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), harga TBS di tingkat petani sudah naik di atas Rp2.000 per kg. Luapan produksi di puncak panen Mei ini ternyata tak bisa menahan harga yang terus menjulang.

Pelarangan ekspor yang berlaku efektif sejak 28 April hingga 22 Mei itu memang sempat membuat harga TBS terempas jatuh. Bahkan di sejumlah daerah produk buah sawit petani itu tak terserap di pasar. Para petani, termasuk yang bergabung di Apkasindo pun mengeluh, protes bahkan ada yang menggelar aksi demo di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta. Toh, kini semuanya kembali membaik. Produksi yang melimpah terserap dan harga meningkat.

Petani kelapa sawit di Indonesia adalah kelompok besar. Mereka mengelola sekitar 4,5 juta hektare kebun sawit, 35 persen dari luas kebun sawit nasional. Sebagian mereka, dengan total lahan usaha seluas 1 juta ha adalah petani plasma yang usahanya dilakukan dengan skema plasma-inti bersama perkebunan besar (inti). Selebihnya, yang mengusahakan 3,5 juta ha disebut petani swadaya atau mandiri.

Baca Juga: Kabar Baik Bagi Calon Jamaah Haji 2022. Fasilitas Sudah Siap!

Karena praktik budi dayanya secara umum lebih dianggap lebih cermat dan terukur, TBS dari kebun plasma itu dinilai dapat menghasilkan kualitas lebih tinggi ketimbang petani mandiri. Maka, standar harga TBS yang berlaku di lapangan pun bisa berbeda. Harga standar biasanya ditetapkan pada TBS dari pohon sawit umur 10–20 tahun yang memberikan rendemen minyak terbesar.

Secara rata-rata, menurut Apkasindo, harga TBS kebun plasma sudah merambat ke Rp2.548 per kg, dan Rp2.011 per kg untuk kebun swadaya. Sebelumnya, pelarangan ekspor CPO sempat menekan harga TBS sampai Rp1.500 per kg untuk produk petani swadaya dan Rp1.800 untuk plasma. Toh, Apkasindo masih berharap ada kenaikan lebih lanjut, ke level Rp2.800 sampai Rp3.800 per kg TBS, dan ditentukan sesuai kualitas masing-masing.

Kenaikan harga TBS sawit tentu menambah kesejahteraan petani sawit. Kebunan sawit, yang milik rakyat atau perkebunan swasta/BUMN, sudah ada di 22 provinsi dari Aceh hingga Papua. Provinsi Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Timur menjadi lumbung sawit nasional dengan luas area terbesar.

Baca Juga: Pencarian Anak Ridwan Oleh KBRI Bern dan Kepolisian Swiss Diperluas

Dengan sebaran yang luas, penggunaaan lahan yang besar (4,5 juta ha), dan mencakup lebih dari dari 2,7 juta unit usaha tani kecil, kelapa sawit juga menjadi sumber ekonomi yang penting untuk rakyat. Lima provinsi dengan jumlah jumlah pelaku usaha sawit rakyat terbesar di Indonesia pada tahun 2019 ialah Riau (591 ribu orang), Sumatra Selatan (273 ribu), Jambi (262 ribu), Sumut (260 ribu), dan Sumatra Barat 190 (ribu).

Tenaga kerja yang terserap di industri sawit ini, dari hulu ke hilir, diperkirakan tidak kurang dari 17 juta orang. Sebagian besar mereka bekerja di perkebunan swasta menengah, swasta besar, BUMN, dan industri pengolahannya. Meski menguasai sekitar 35 persen area, kontribusi produksi CPO dari perkebunan rakyat masih di bawah 30 persen.

Halaman:

Editor: Ichwansyah Wiradimadja

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Analisa Usaha Manggis

Sabtu, 16 Juli 2022 | 04:00 WIB

7 BUMN ini akan dibubarkan!

Jumat, 15 Juli 2022 | 16:54 WIB

Benarkah inflasi di Indonesia terkendali?

Rabu, 6 Juli 2022 | 09:51 WIB

Upaya OJK jaga stabilitas keuangan

Rabu, 6 Juli 2022 | 09:41 WIB
X