Melacak Kekayaan Lada dan Pelabuhan Strategis: Kondisi Ekonomi Gemilang Kerajaan Pajajaran

photo author
Zamur, Purwakarta Online
- Senin, 22 Januari 2024 | 12:05 WIB
Kondisi Ekonomi Kerajaan Pajajaran (Tangkapan layar YouTube Bujang Gotri)
Kondisi Ekonomi Kerajaan Pajajaran (Tangkapan layar YouTube Bujang Gotri)

PurwakartaOnline.com - Kerajaan Pajajaran, dengan kejayaannya di Pakuan (kini Bogor), Jawa Barat, menjadi tumpuan sejarah Indonesia jauh sebelum negeri ini merdeka.

Salah satu daya tarik utama adalah kondisi ekonominya yang cemerlang.

Mari kita telusuri kekayaan dan pertumbuhan ekonomi yang melandasi kejayaan Kerajaan Pajajaran.

1. Sebuah Kehidupan Makmur di Negeri Sunda

Kerajaan Pajajaran didirikan pada tahun 923 M oleh Sri Jayabhupati, sebagaimana terungkap dalam buku "Kerajaan-Kerajaan Nusantara" karya Woro Miswati (2011: 18).

Baca Juga: Gibran Dorong Kesejahteraan Petani Melalui Pupuk Murah dan Reforma Agraria

Kerajaan ini, berakar pada corak Hindu, juga dikenal dengan sebutan Negeri Sunda, Pasundan, atau Pakuan Pajajaran.

Peninggalan berharga seperti Babad Pajajaran, Carita Parahiangan, dan Prasasti Batu Tulis memberikan gambaran kejayaan mereka.

2. Fondasi Ekonomi: Pertanian yang Menghasilkan

Masa kejayaan Kerajaan Pajajaran menciptakan kondisi ekonomi yang mengagumkan.

Dalam buku "Hitam Putih Pajajaran" karya Fery Taufiq El-Jaquene (2020: 171), terungkap bahwa keberlimpahan ekonomi ini disokong oleh hasil-hasil pertanian seperti sayuran, buah-buahan, padi, dan lada.

Baca Juga: Tahi Lalat Segitiga: Ciri Keturunan Prabu Siliwangi yang Menarik Perhatian

3. Lada, Komoditi Utama dan Motor Ekonomi

Namun, daya tarik utama ekspor Kerajaan Pajajaran adalah lada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zamur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X