PURWAKARTA ONLINE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi membagikan dividen jumbo kepada pemegang saham.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (24/3/2025), BRI menetapkan dividen sebesar Rp 51,74 triliun dari laba bersih 2024.
Dividen Per Saham
Pemegang saham BBRI akan menerima dividen sebesar Rp 343,4 per lembar saham.
Dari jumlah tersebut, Rp 135 per saham telah dibagikan sebagai dividen interim.
Artinya, sisa dividen tunai yang akan dibayarkan mencapai Rp 208,4 per lembar saham atau sekitar Rp 31,4 triliun.
Pembagian dividen ini sudah mempertimbangkan kebutuhan ekspansi bisnis dan kecukupan modal BRI ke depan.
Baca Juga: RUU TNI Disahkan: Perjalanan, Perubahan, dan Penolakan
Laba dan Pertumbuhan Kredit
Sepanjang 2024, BRI mencetak laba bersih Rp 60,15 triliun.
Namun, profitabilitas pada awal 2025 mengalami tekanan.
Per Februari 2025, laba BRI secara bank only turun 18,6% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 8,27 triliun.
Hal ini disebabkan penurunan pendapatan bunga sebesar 3,57% (yoy) menjadi Rp 26,21 triliun.
Di sisi lain, kredit BRI tumbuh 5,17% (yoy) menjadi Rp 1.218,4 triliun per Februari 2025.
Meski tumbuh, angka ini masih di bawah target 7-9% yang dicanangkan untuk tahun ini.
Baca Juga: Gerbang DPRD Kuningan Dijebol Massa Aksi Tolak UU TNI, Ricuh dengan Aparat
DPK dan Aset BRI
Dana pihak ketiga (DPK) BRI mencapai Rp 1.380,81 triliun per Februari 2025, turun 0,69% (yoy).