Dengan kapasitas 3.000 tiket yang bisa dibeli secara online melalui aplikasi Ogan Lopian atau offline di Radio Pro FM Purwakarta dan Gedung Creative Center, masyarakat sangat antusias menyaksikan keindahan tarian air bercahaya.
“Selain perayaan pelantikan, ini juga momentum membangkitkan kembali kebanggaan Purwakarta dengan ikon wisata terbaiknya,” ujar Norman, salah satu panitia acara.
Di tengah gegap gempita pelantikan, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Purwakarta tetap fokus dalam persiapan Hari Krida Pertanian (HKP) Jawa Barat yang akan digelar di Kiarapedes pada Juli mendatang.
Rapat kilat dilakukan untuk konsolidasi, meski tanpa kehadiran Ketua LPPNU, Abang Ijo Hapidin. Sekretariat LPPNU Purwakarta pun telah ditetapkan di Tajug Gede, dengan dua pengurus dikirim untuk mempersiapkan tempat.
Dengan kepemimpinan baru dan berbagai agenda besar yang akan datang, masyarakat Purwakarta optimistis menatap masa depan.
Semangat kebersamaan dan tradisi khas daerah terus dijaga, menjadikan Purwakarta semakin istimewa.****