PURWAKARTA ONLINE - Film A Business Proposal (2025) mengalami nasib tragis di Bioskop Indonesia.
Hanya dalam beberapa hari setelah rilis, film ini kehilangan banyak layar dan sepi penonton akibat gelombang boikot yang semakin besar.
Menurut laporan Cinepoint, per 9 Februari 2025, film ini hanya tersisa di 7 lokasi bioskop XXI di Jabodetabek.
Padahal, pada 7 Februari, film ini masih tayang di 17 lokasi.
Baca Juga: PERSIB Siap Hadapi PSIS Semarang, Targetkan Tiga Poin Penting
Kontroversi yang melibatkan Abidzar Al-Ghifari menjadi salah satu faktor utama.
Aktor muda ini sebelumnya sempat menyindir penggemar drakor sebagai "fans fanatik" karena mempertanyakan keputusannya untuk tidak menonton versi drama dari Business Proposal.
Komentar Abidzar memicu kemarahan besar. Para penggemar drama Korea menyerukan boikot besar-besaran di media sosial.
Meski telah ada permintaan maaf dari Abidzar dan studio, seruan boikot tetap menggema.
Baca Juga: Hancur Lebur di Pasaran, Boikot Masif! Film 'A Business Proposal' Babak Belur, Rating Merosot Tajam
Data dari IMDb mencatat bahwa film ini hanya mendapatkan rating 1.1/10 dari 5.000 pengguna. Tak hanya itu, jumlah penonton juga sangat rendah.
Laporan Cinepoint (8 Februari 2025):
-
Total penonton: 21.383 orang
-
Pertumbuhan harian: hanya 5.225 penonton, turun 14,66%