Boikot Massal! Kontroversi Abidzar Al-Ghifari Bikin Film A Business Proposal Babak Belur di Box Office, Begini Ungkapnya

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Senin, 10 Februari 2025 | 10:48 WIB
Film A Business Proposal diboikot netizen (Instagram/@falconpictures_)
Film A Business Proposal diboikot netizen (Instagram/@falconpictures_)

Baca Juga: Mengerikan Kena Boikot Massal! Film A Business Proposal (2025) Hanya Tersisa di 7 Bioskop XXI! Ini Penyebabnya

Sejumlah netizen bahkan melaporkan bahwa banyak bioskop kosong saat film ini diputar.

Seorang pengguna TikTok, @hanarisli, membagikan pengalamannya saat menonton film ini pada pukul 16.30 WIB di hari pertama rilis.

“Aku orang pertama yang beli tiket ini. Sepi banget guys, cuma aku sendirian,” ujarnya dalam unggahannya.

Menanggapi boikot dan rating buruk ini, Frederica, produser Falcon Pictures, mengaku akan tetap menjalankan strategi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Kontroversi Besar! Film 'A Business Proposal' Babak Belur di Box Office Akibat Boikot Penggemar K-Drama, Begini Dampaknya

“Jalani saja. Kami jalani saja sih. Kan teman-teman pasti tahu yang terjadi, kita bisa baca semua di media sosial,” ujar Frederica. Sementara itu, ibunda Abidzar, Umi Pipik, turut bersuara.

Dalam unggahan Instagram-nya, ia menyebut bahwa Abidzar tidak terpengaruh dengan kontroversi ini dan justru semakin sibuk dengan 10 proyek film lainnya yang sudah menunggu syuting.

“Gak apa-apa, alhamdulillah anak saya kuat, gak terpengaruh, malah rezekinya nambah,” kata Umi Pipik.

Saat ini, film A Business Proposal hanya tersisa di 7 bioskop di Jabodetabek, jauh merosot dibandingkan 17 bioskop saat pertama kali tayang.

Baca Juga: Kontroversi Abidzar Jadi Pemicu, Film 'A Business Proposal' Anjlok! Fans K-Drama Boikot Massal, Rating Hancur

Dengan tren penurunan yang terus berlanjut, banyak yang memperkirakan bahwa film ini akan segera ditarik dari peredaran.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X