TNI AD Ubah Lahan Bekas Kebun Karet di Purwakarta Jadi Kawasan Agroforestry untuk Ketahanan Pangan

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Jumat, 7 Februari 2025 | 20:56 WIB
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi memimpin penanaman pohon dalam Program Agroforestry di Desa Gunung Hejo, Purwakarta, pada Selasa (17/12/2024). (Fuljo Saefulrohman/Timenews)
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi memimpin penanaman pohon dalam Program Agroforestry di Desa Gunung Hejo, Purwakarta, pada Selasa (17/12/2024). (Fuljo Saefulrohman/Timenews)

Unang menjelaskan bahwa meskipun panen sayuran diperkirakan dapat dilakukan setiap tahun, buah-buahan memerlukan waktu dua hingga tiga tahun untuk menghasilkan buah yang optimal.

Selain itu, TNI AD juga membangun delapan embung untuk memastikan ketersediaan air yang memadai selama musim tanam.

Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Program Agroforestry

Salah satu aspek penting dari program ini adalah pemberdayaan masyarakat lokal. Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, terlibat langsung untuk memastikan pemanfaatan lahan bekas kebun karet ini berjalan dengan baik.

TNI AD juga menggandeng petani lokal untuk ikut serta dalam proses pengolahan lahan, dengan harapan mereka dapat memperoleh manfaat jangka panjang dari program ini.

Pengelolaan lahan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat perekonomian warga setempat.

Baca Juga: ASN Waswas, Nasib THR dan Gaji ke-13 Masih Tanda Tanya

Dengan pengelolaan yang baik, kawasan agroforestry ini diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia.

Dampak Positif Bagi Perekonomian Lokal dan Ketahanan Pangan

Program pengelolaan lahan bekas kebun karet menjadi agroforestry ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Purwakarta.

Selain menyediakan bahan pangan yang lebih beragam, kawasan ini juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penanaman buah-buahan dan sayuran yang memiliki permintaan pasar yang tinggi.

Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pengelolaan, TNI AD berharap program ini dapat menjadi contoh sukses dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kesimpulan: Langkah Strategis TNI AD dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Baca Juga: Viral di Medsos! Benarkah THR dan Gaji ke-13 ASN Akan Dihapus?

Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung keberlanjutan alam dan lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X