Skandal Pemerasan Polisi di DWP 2024, Reformasi Polri Dipertaruhkan!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 2 Januari 2025 | 17:00 WIB
Pemecatan Kombes Donald Simanjuntak dan mutasi 34 anggota polisi menjadi babak baru reformasi Polri. (Istimewa)
Pemecatan Kombes Donald Simanjuntak dan mutasi 34 anggota polisi menjadi babak baru reformasi Polri. (Istimewa)

Irjen Karyoto mencopot 34 anggota dari satuan reserse narkoba Polda Metro Jaya.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap skandal pemerasan.

Mutasi besar-besaran ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Surat Telegram ST/429/XII/KEP.2024 menjadi dasar hukum mutasi ini.

Perwira hingga bintara dipindahkan sebagai bagian dari upaya reformasi struktural.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak main-main dalam menindak pelanggaran,” tegas Karyoto.

Baca Juga: Kluster Kopi Pusakamulya Dapat Suntikan Semangat dari BRI Purwakarta

Dampak Skandal pada Kepercayaan Publik

Kasus ini mencoreng wajah Polri di mata masyarakat.

Dugaan pemerasan terhadap 45 warga Malaysia dengan barang bukti Rp2,5 miliar menjadi tamparan keras bagi institusi hukum ini.

Tidak hanya itu, skandal ini juga menjadi ujian besar bagi Divisi Propam Polri dalam menjalankan fungsi pengawasan internal.

Publik berharap langkah bersih-bersih ini bukan sekadar formalitas.

Baca Juga: Modus Nyamar Jadi Gelandangan, Kakak Adik Asal Bandung Gasak Rumah Kosong di Purwakarta

Reformasi Polri harus mampu menghasilkan perubahan nyata demi memulihkan citra institusi di mata masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X