PURWAKARTA ONLINE - Penyanyi muda yang tengah naik daun, Bernadya, kini menjadi sorotan.
Bernadya akhirnya buka suara usai dirinya mendapat komentar bernada pelecehan di media sosial. Lewat video yang diunggah di akun TikTok-nya, ia menilai komentar para netizen sudah kelewatan.
"Aku jarang banget speak up soal ini, cuma menurut aku udah keterlaluan," ucap Bernadya dalam video tersebut.
Penyanyi dengan lagu populer Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan ini mengaku kecewa.
Baca Juga: Viral di X! Bernadya Ribka Tanggapi Komentar Pelecehan 'Ini Keterlaluan!'
Komentar-komentar yang awalnya muncul di videonya, ternyata menjalar ke unggahan akun lain di luar kontrolnya.
Masalah ini muncul setelah video kunjungannya ke Surabaya viral di TikTok dan YouTube.
Netizen malah fokus pada penampilan Bernadya, terutama bentuk tubuhnya, hingga melontarkan komentar-komentar melecehkan.
"Aku bahkan sempat nonaktifin kolom komentar, tapi malah ada yang unggah di tempat lain dan komennya sama juga," keluhnya.
Baca Juga: Kenapa Lapang Sepakbola Jadi Prioritas di Desa Kiarapedes?
Bernadya merasa sedih dengan respons negatif yang diterimanya. Meski jarang berbicara soal ini, ia merasa kali ini situasinya sudah tidak bisa didiamkan lagi.
"Kalau sekiranya itu membuat orang enggak nyaman atau menyakiti hati orang pas baca, tolong simpan sendiri aja lain kali," tuturnya tegas.
Berbagai komentar yang ditujukan pada Bernadya termasuk dalam kategori Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).
Serangan dan pelecehan semacam ini semakin sering terjadi di era digital. Beruntung, Bernadya tidak menghadapi masalah ini sendirian.
Artikel Terkait
Ada yang Membela! Bernadya Kena Pelecehan Online, Netizen Kecam
Komentar Pelecehan Bernadya di X Picu Perdebatan Tentang Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)
David da Silva kembali berlatih setelah cedera, siap bantu PERSIB hadapi Madura United di Liga 1 pada 28 September 2024.
David da Silva Kembali : Setelah Pulih Dari Cedera, David da Silva Akan Kembali Berjuang Bersama Pangeran Biru
Empat Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Karawang: Sebuah Tragedi yang Menghentak
Harlah Barmoel ke-11, Saepudin: Kita Syukuran dan Doa Bersama untuk Kemajuan Pertanian
Ketua Barmoel, Saepudin: Kita Butuh Pemimpin yang Paham Pertanian
Ben: Purwakarta Butuh Pemimpin yang Memahami Hati dan Pikiran Petani
Tragis! Konten Bernadya Kembali Diunggah di X, Dibanjiri Komentar Pelecehan
Dibanjiri Komentar Pelecehan! Konten Bernadya Kembali Diunggah di X