Arie juga menambahkan alasan lain mengapa ia memblokir Hasbil.
"Kata guru ngaji saya, kalau ada hal buruk, itu hindari saja karena itu iblis. Kalau kita tanggapi, nanti kita sama buruknya dengan dia. Itu lah pekerjaan iblis," jelasnya.
Bahkan, Arie menunjukkan bahwa Hasbil juga sudah memblokir akun X miliknya, dengan unggahan yang hanya disertai tiga emoji tertawa.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Komitmen Menjaga Fair Play di Sepak Bola Indonesia
Awal Konflik Hasbil vs Arie kriting
Perseteruan ini berawal dari kritik Hasbil terhadap film Kaka Boss yang disutradarai oleh Arie Kriting.
Hasbil menyindir para pemain film tersebut yang turut terlibat dalam demo menolak revisi UU Pilkada beberapa waktu lalu.
Menurut Hasbil, aksi tersebut hanyalah promosi gratis untuk film mereka.
"Idealis atau pragmatis ini? Topeng, topeng, topeng," sindir Hasbil pada 31 Agustus 2024.
Hasbil juga menyentil jumlah penonton film Kaka Boss yang belum menembus angka 1 juta.
Baca Juga: Kritik Arie Kriting, Hasbil Mustaqim Lubis: Mau Menyenggol, Tidak Mau Disenggol!
"Film tidak tembus satu juta penonton. Saya harus curhat ke publik. Nonton ya dek ya," tulisnya di utas X.
Konflik dengan Muhadkly Acho
Perseteruan Hasbil di media sosial tak hanya dengan Arie Kriting.
Ia juga pernah berselisih dengan komika Muhadkly Acho, yang menyebut Hasbil sebagai caleg gagal.
Artikel Terkait
Masyarakat Gorontalo Menolak Tegas Pemilihan Trans Queen, KAHMI dan Polda Turun Tangan!
Masyarakat Gorontalo Bersatu Tolak Pemilihan Trans Queen, KAHMI dan Polisi Ambil Sikap Tegas!
Pemilihan Trans Queen Gorontalo Ditolak Masyarakat!
Pemilihan Trans Queen Gorontalo Batal!
Pemilihan Trans Queen Gorontalo Batal! Netizen Heboh, Polisi dan KAHMI Ambil Sikap Tegas
Spoiler Drakor Queen Woo Episode 7-8 Terus Memanas, Ungkap Rahasia di Treasure Island!
Ending Drakor Queen Woo Menggantung, Para Penonton Jadi Semakin Penasaran. Apakah Ada Season 2?
Viral! Begini Haru Biru Hingga Adegan Panas Drakor Queen Woo, Punculkan Season 2
Perseteruan Hasbil Mustaqim Lubis vs Arie Kriting
Kritik Arie Kriting, Hasbil Mustaqim Lubis: Mau Menyenggol, Tidak Mau Disenggol!