Pihak Kampus Bantah Adanya Perundungan Terkait Meninggalnya Dokter Aulia

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Rabu, 28 Agustus 2024 | 09:30 WIB
Keluarga Dokter Aulia Risma Lestari, ayah korban menangis di pemakaman sang anak, jatuh sakit dilarikan ke ICU (Ist)
Keluarga Dokter Aulia Risma Lestari, ayah korban menangis di pemakaman sang anak, jatuh sakit dilarikan ke ICU (Ist)

PURWAKARTA ONLINE - Semarang, Kasus kematian tragis dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip), yang diduga mengakhiri hidup akibat perundungan, masih menyisakan duka mendalam.

Seiring waktu, isu perundungan yang dituding menjadi penyebab utama kematian dokter Aulia terus menyeruak dan memicu keprihatinan banyak pihak. Namun, pihak Universitas Diponegoro membantah keras tudingan tersebut.

Korban Overdosis Obat Anestesi

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang, dokter Aulia dipastikan meninggal dunia akibat overdosis obat Roculax, sejenis obat anestesi peregang otot yang biasa digunakan dalam tindakan operasi.

Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa korban menyuntikkan obat penenang ke dalam tubuhnya sebelum akhirnya kehilangan nyawa.

Baca Juga: Profil dan Biodata dr. Prathita Amanda Aryani, Diduga Bullying hingga Bunuh Diri Dokter Aulia Risma Lestari

Meski penyebab kematian sudah dipastikan, dugaan adanya perundungan yang dialami korban selama menjalani program pendidikan spesialisnya menjadi sorotan utama.

Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian menemukan sebuah buku catatan harian milik dokter Aulia. Di dalamnya, dokter Aulia mencurahkan segala kesulitannya selama menjalani pendidikan kedokteran.

Di antara keluhan tersebut, terdapat beberapa catatan tentang perlakuan senior-seniornya yang disebut membuatnya merasa tertekan.

Meski begitu, hingga saat ini, polisi mengaku belum menemukan bukti konkret yang mengarah pada tindakan perundungan yang dialami korban.

Baca Juga: Diduga Bully Dokter Aulia Risma Lestari, dr. Prathita Amanda Aryani: Sampah Kalian!

Universitas Diponegoro, sebagai institusi tempat dokter Aulia menempuh pendidikan, dengan tegas membantah adanya perundungan yang dilakukan oleh para senior terhadap korban.

Pihak kampus menyatakan bahwa mereka masih terus mendalami dugaan tersebut, namun belum ada indikasi kuat yang mengarah pada kesimpulan adanya perundungan yang menyebabkan dokter Aulia memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Keluarga Yakin Ada Perundungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X