"Sekaligus di hari yang sama akan dikembalikan jenazah korban ke makamnya. Semoga tidak ada kendala apapun," jelas Kombes Arya.
Kasus ini mengundang perhatian publik, khususnya mengenai pentingnya memilih tenaga medis yang kompeten dan memiliki kualifikasi yang sesuai untuk melakukan prosedur medis yang berisiko.
Dugaan malapraktik semakin menguat mengingat fakta bahwa prosedur sedot lemak dilakukan oleh dokter yang bukan spesialis.
Pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Kota Depok terus berupaya mengusut tuntas kasus ini agar mendapatkan kejelasan dan keadilan bagi keluarga korban.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan dokter yang menangani mereka memiliki kualifikasi yang memadai sebelum menjalani prosedur medis apapun.
Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi klinik-klinik dan tenaga medis lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan pasien dan menjalankan praktik sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki.***
Artikel Terkait
Alat Sedot Lemak Disita, Kematian Selebgram Ella Nanda Sari Ungkap Dugaan Malapraktik di Klinik Depok
Heboh! Alat Sedot Lemak Disita, Kematian Selebgram Ella Nanda Sari di Klinik Depok Buka Fakta Mengejutkan
Alat Sedot Lemak Disita, Kasus Selebgram Ella Nanda Sari Tewas di Klinik Kecantikan Depok Kian Panas
Alat Sedot Lemak yang Tewaskan Selebgram Ella Nanda Sari Disita Polisi, Keluarga Tolak Ekshumasi!
Tewasnya Selebgram Ella Nanda Sari Usai Sedot Lemak, Klinik WSJ Beauty Dipasangi Garis Polisi
Kasus Kematian Selebgram Ella Nanda Sari Setelah Sedot Lemak di Klinik WSJ: Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Polisi akan Lakukan Ekshumasi Kasus Tewasnya Selebgram Ella Nanda Sari Usai Sedot Lemak di Klinik WSJ Beauty
Polisi Lakukan Ekshumasi Tewanya Selebgram Ella Nanda Sari, Arya Bungkam Soal Penolakan Keluarga
Polisi Ekshumasi Kuburan Selebgram Ella Nanda Sari Hasibuan Usai Sedot Lemak Hari Ini
Polisi Ekshumasi Kuburan Selebgram Ella Nanda Sari Hari Ini, Pihak Keluarga Disebut-sebut Sudah Beri Izin