PURWAKARTA ONLINE - Nvidia Tegaskan Komitmen di China Meski Ditekan Larangan Ekspor AS
Nvidia Tetap Fokus ke Pasar China
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia, menyatakan akan tetap mempertahankan kehadirannya di pasar China.
Pernyataan ini ditegaskan langsung oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, saat bertemu dengan pejabat tinggi China dalam kunjungan kerjanya ke Beijing.
Meski tengah menghadapi larangan ekspor chip AI dari pemerintah Amerika Serikat, Nvidia tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari Negeri Tirai Bambu.
Huang menegaskan bahwa China masih menjadi pasar strategis bagi perusahaannya.
“Kami ingin tetap membangun kemitraan dengan China,” kata Huang dalam pertemuan dengan Ren Hongbin, Ketua Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional.
Baca Juga: CEO Nvidia Kunjungi Beijing Setelah AS Larang Ekspor Cip AI H20 ke China
Sambutan Positif dari Pemerintah China
Menanggapi pernyataan Huang, Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, menyatakan bahwa China tetap membuka pintu bagi perusahaan asing, termasuk dari Amerika Serikat.
Menurutnya, potensi investasi dan konsumsi di China masih sangat besar.
“Kami senantiasa menyambut perusahaan global untuk mengembangkan usaha mereka di sini,” ujar He Lifeng.
Ketegangan AS-China di Sektor Teknologi
Kunjungan Jensen Huang ke China berlangsung di tengah ketegangan antara Washington dan Beijing, khususnya terkait larangan ekspor chip AI.