PURWAKARTA ONLINE - Pembatasan Chip Nvidia ke China Guncang Saham Teknologi Global
Langkah Amerika Serikat yang membatasi ekspor chip AI Nvidia ke China memicu kejatuhan tajam saham-saham teknologi di pasar global.
Ketegangan geopolitik ini menimbulkan gelombang kekhawatiran terhadap masa depan industri semikonduktor dan ekonomi digital dunia.
Dampak Langsung: Saham Teknologi Terperosok
Pemerintahan mantan Presiden Donald Trump kembali memanasnya konflik dagang dengan melarang penjualan chip Nvidia H20 ke China.
Chip ini merupakan versi khusus dengan performa terbatas, yang dirancang untuk menghindari pembatasan sebelumnya.
Baca Juga: Saham UnitedHealth dan Nvidia Jatuh, Ketidakpastian Pasar AS Kian Meningkat
Tak lama setelah pengumuman tersebut, saham Nvidia jatuh sekitar 5%, dan perusahaan memperkirakan kerugian sebesar US$5,5 miliar untuk kuartal pertama fiskal. Indeks Nasdaq 100 berjangka juga ikut turun lebih dari 2%.
Efek Domino: ASML, TSMC, dan Pemasok Asia Ikut Merugi
Kabar pembatasan tersebut diperburuk oleh laporan mengecewakan dari ASML Holding NV.
Produsen alat semikonduktor asal Belanda ini melaporkan pesanan di bawah ekspektasi dan tidak dapat memprediksi dampak tarif baru. Saham ASML anjlok 7,6% di Amsterdam.
Reaksi pasar merambat ke Asia:
TSMC (Taiwan): Turun 2,9%
SK Hynix (Korea Selatan): Turun 3,9%
Artikel Terkait
NVIDIA Research: Inovasi AI, Grafis Generatif, dan Chip Modern yang Mengubah Dunia Teknologi
Nvidia Terancam Rugi Rp92 Triliun Akibat Pembatasan Ekspor Chip AI ke China
Saham Nvidia Anjlok 25% YTD: Tekanan Bearish Kian Kuat di Bawah EMA Kunci
Nvidia Kritik Pembatasan Ekspor Chip AS, Tegaskan Pentingnya Pasar China
CEO NVIDIA Jensen Huang Temui DeepSeek dan Wakil PM China di Tengah Ketegangan Dagang
Saham UnitedHealth dan Nvidia Jatuh, Ketidakpastian Pasar AS Kian Meningkat