Kopi ini mengalahkan dominasi kopi Mocha dari Yaman.
Sejak saat itu, kopi asal Jawa dikenal dengan nama Java coffee, menjadi simbol kualitas tinggi di pasar internasional.
Baca Juga: Konflik ASMARA GEN Z Episode 54: Ketegangan Fattah, Sandy, dan Aqeela
Penyebaran ke Dunia
Selain Eropa, Belanda juga membawa benih kopi Jawa ke Suriname dan Amerika Latin.
Kopi ini menjadi cikal bakal beberapa varietas terkenal, seperti Geisha di Panama.
Namun, perjalanan kopi Indonesia tidak selalu mulus.
Pada akhir abad ke-19, perkebunan kopi di Indonesia dihantam hama yang menghancurkan sebagian besar produksi.
Dari Masa Kolonial ke Petani Kecil
Setelah Perang Dunia II dan kemerdekaan Indonesia, perkebunan kopi yang dulu dikuasai Belanda diambil alih oleh petani kecil.
Saat ini, 92% produksi kopi nasional berasal dari petani lokal.
Namun, ironisnya, sebagian besar kopi terbaik Indonesia diekspor, sementara masyarakat lokal hanya mengonsumsi kopi kelas dua.
Baca Juga: Fenomena Viral Baby Putie: Fakta, Kontroversi, dan Etika Media Sosial
Sejarah kopi Indonesia adalah cerita tentang perjuangan, inovasi, dan adaptasi.
Dari bantaran Ciliwung hingga mendunia sebagai Java coffee, kopi Indonesia telah menjadi bagian penting dari sejarah perdagangan global.***