Begitu pula dengan musik pengiringnya yang belum memiliki standar baku.
Meskipun demikian, perubahan-perubahan ini menunjukkan bahwa Genye terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.
Langkah Pelestarian Genye
Pelestarian Genye menjadi tanggung jawab bersama, baik seniman, pemerintah, maupun masyarakat.
Salah satu cara efektif adalah melalui pendidikan formal dan nonformal.
Generasi muda perlu dikenalkan pada seni ini agar dapat melanjutkan tradisi.
Baca Juga: Mengejutkan! 20.628 Peserta CPNS dinyatakan Tak Lolos, Adanya Dokumen Palsu, Ini Faktanya
Selain itu, Genye membutuhkan evaluasi berkelanjutan untuk menyempurnakan koreografi, musik, dan properti.
Dengan begitu, seni ini dapat menjadi ikon Purwakarta yang benar-benar mewakili identitas daerah.
Masa Depan Seni Genye
Sebagai ikon budaya, Genye diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan dan menjadi kebanggaan masyarakat Purwakarta.
Transformasi yang terus dilakukan akan membawa Genye ke tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Baca Juga: Kisah Tragis Manja Mooy dan Pratu Andi Tambaru di NTT, Cinta yang Terputus Ajal
Dengan kerja sama berbagai pihak, Kesenian Genye dapat menjadi simbol kebudayaan yang tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga mengikuti perkembangan zaman.***