Aksi SP 88 di Purwakarta, Dari Sabotase hingga Propaganda Melawan Penjajah Belanda

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 30 Januari 2025 | 10:00 WIB
Darja dan Uswata, dua pentolan pejuang dari Satoean Pemberontak 88 (SP 88) Purwakarta. (Foto restorasi: Urang Purwakarta)
Darja dan Uswata, dua pentolan pejuang dari Satoean Pemberontak 88 (SP 88) Purwakarta. (Foto restorasi: Urang Purwakarta)

Baca Juga: Inspirasi Ucapan Tahun Baru Imlek 2025 untuk Keluarga, Teman, dan Rekan Kerja

Namun, perjuangan SP 88 tidak berhenti di situ. Hingga Divisi Siliwangi kembali ke Jawa Barat pada Desember 1948, SP 88 tetap menjadi ancaman besar bagi Belanda.

Sejarawan Robert B. Cribb mencatat, aksi SP 88 cukup membuat pegawai pemerintah bentukan Belanda gentar.

Beberapa kader pemerintahan tingkat bawah bahkan menghilang karena takut terhadap kelompok ini.

SP 88 tetap aktif hingga tercapainya gencatan senjata pada 10 Agustus 1949.

Baca Juga: Liburan ke Cikao Park, Seru dan Hemat! Ini Harga Tiketnya

Keberanian mereka menjadi bukti nyata bahwa semangat perjuangan rakyat Jawa Barat tidak pernah padam.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Historia, National Archives of the Netherlands

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X