PURWAKARTA ONLINE – Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha, menyampaikan bahwa angka kemiskinan di wilayah tersebut mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
"Selama beberapa tahun terakhir, angka kemiskinan di Purwakarta terus menurun. Namun, kami mengakui adanya kenaikan pada medio 2020-2021 akibat dampak pandemi COVID-19," ungkap Norman pada Minggu (tanggal berita).
Menurut data, tingkat kemiskinan di Purwakarta pada 2019 tercatat sebesar 7,48 persen.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bangga, Kevin Diks Gabung Borussia Mönchengladbach pada Musim 2025/2026
Angka ini sempat melonjak menjadi 8,27 persen pada 2020 dan 8,83 persen di 2021.
Namun, kondisi mulai membaik pada 2022 dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 8,70 persen, kemudian 8,46 persen pada 2023.
Penurunan signifikan terjadi pada 2024, di mana angka kemiskinan mencapai 7,16 persen.
Meski demikian, Norman mengingatkan bahwa angka kemiskinan 7,16 persen masih tergolong cukup tinggi.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Waduk Jatiluhur, Surga Wisata di Purwakarta
"Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Kami akan terus berupaya menurunkan angka ini melalui program kerja yang telah dirancang," tegasnya.
Pemkab Purwakarta fokus pada peningkatan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.
Program ini dituangkan dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, serta selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029.
Baca Juga: Mahfud MD: Pagar Laut Misterius Harus Segera Jadi Kasus Pidana
"Kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam penanganan kemiskinan, agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," tambah Norman.***
Artikel Terkait
Pesona Taman Batu Purwakarta, Liburan Alam dengan Fasilitas Lengkap
Harga Tiket Masuk Waduk Jatiluhur, Surga Wisata di Purwakarta
Sosok Bang Siomay Racing Berpulang, Kenangan Jenaka yang Abadi
Sosok Bang Siomay Racing, Penjual Siomay yang Menghibur Warganet dengan Celotehan Lucu
Kabar Meninggalnya Bang Siomay Racing, Penyebab Kematian Masih Spekulasi
Kevin Diks Resmi Gabung Borussia Mönchengladbach, Bek Timnas Indonesia Siap Bergabung di Musim 2025/2026
Bergabung ke Bundesliga, Kevin Diks Dikontrak Lima Tahun oleh Borussia Mönchengladbach
Kades Kohod Dipanggil Kejagung, Viral Diduga Sogok Warga Rp15 Juta
Timnas Indonesia Bangga, Kevin Diks Gabung Borussia Mönchengladbach pada Musim 2025/2026
Mahfud MD: Pagar Laut Misterius Harus Segera Jadi Kasus Pidana