Mengenal Pathek atau Antraknosa pada Cabai, Penyebab, Gejala, dan Pengendalian

photo author
Adi Mulyadi, Purwakarta Online
- Minggu, 1 Desember 2024 | 06:00 WIB
Penyakit Jamur Cabai Rawit, Pathek Atau Antraknosa
Penyakit Jamur Cabai Rawit, Pathek Atau Antraknosa

PURWAKARTA ONLINE - Pathek, atau yang dikenal dengan antraknosa, adalah penyakit yang sering menyerang tanaman cabai.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur Colletotrichum sp. yang merusak bagian buah cabai.

Meskipun mirip dengan penyakit kudis pada manusia, pathek pada cabai bukan disebabkan oleh bakteri, melainkan oleh jamur.

Penyebab Antraknosa pada Cabai

Pathek disebabkan oleh beberapa spesies Colletotrichum seperti Colletotrichum acutatum, Colletotrichum capsici, dan Colletotrichum gloeosporioides.

Jamur ini tidak hanya menyerang cabai, tetapi juga tanaman lain seperti tomat, terong, dan melon.

Serangan jamur ini dapat menyebabkan kerugian hasil panen hingga 65%.

Baca Juga: IDI Enarotali, Terobosan Layanan Kesehatan di Papua Tengah

Gejala Serangan Antraknosa

Gejala awal serangan antraknosa pada cabai ditandai dengan munculnya bintik hitam kecil di kulit buah.

Seiring waktu, bintik-bintik tersebut akan meluas, menyebabkan buah cabai mengkerut, kering, dan membusuk.

Infeksi dimulai dari konidia jamur yang berkecambah di permukaan buah dan berkembang menjadi hifa yang merusak jaringan buah cabai.

Penyebaran dan Infeksi

Antraknosa pada cabai dapat menyerang tidak hanya buah, tetapi juga batang, tangkai, dan percabangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Adi Mulyadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X