Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar: Tips Praktis Agar Tetap Segar dan Aman di Kulkas dan Freezer

photo author
- Senin, 17 Juni 2024 | 18:39 WIB
Ilustrasi daging kurban Idul Adha (unair.ac.id)
Ilustrasi daging kurban Idul Adha (unair.ac.id)

Purwakarta Online - Pada momen Idul Adha, umat Muslim di seluruh dunia merayakan dengan menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada yang membutuhkan. Namun, seringkali ada daging kurban yang disimpan untuk dimasak pada kesempatan lain. Untuk itu, penting mengetahui cara menyimpan daging kurban dengan benar agar tetap segar, aman, dan lezat saat dikonsumsi. Berikut adalah beberapa kiat penting yang bisa Anda ikuti.

1. Jangan Mencuci Daging Mentah

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah mencuci daging mentah sebelum menyimpannya. Sebenarnya, mencuci daging mentah tidak hanya tidak perlu, tetapi juga bisa berbahaya. Air dapat menyebarkan bakteri ke seluruh permukaan daging dan area sekitar. Semua patogen berbahaya akan mati saat daging dimasak dengan suhu tinggi, sehingga mencuci daging mentah tidak diperlukan.

Baca Juga: Kisah Kontroversial Pencopotan Afriansyah Noor dari Jabatan Sekjen PBB, Penjelasan dan Respons Terbaru!

2. Gunakan Wadah Penyimpanan yang Tepat

Penting untuk menggunakan wadah penyimpanan yang sesuai agar daging tetap segar dan aman dari kontaminasi. Wadah kedap udara atau kantong plastik tahan air seperti ziplock sangat dianjurkan. Selain itu, jika daging perlu disimpan lebih lama, membungkusnya dengan kertas aluminium dapat membantu menjaga kelembaban dan mencegah kontaminasi.

3. Penyimpanan di Kulkas dan Freezer

  • Daging Merah: Daging merah bisa bertahan hingga lima hari di kulkas. Jika Anda berencana menyimpannya lebih lama, simpanlah di freezer di mana daging merah bisa bertahan hingga 12 bulan. Penting untuk segera menyimpan daging di freezer saat masih segar untuk menjaga rasa dan nutrisinya.
  • Daging Kambing: Daging kambing yang akan digunakan dalam 1-2 hari sebaiknya disimpan di kulkas pada suhu sekitar 35°F (tidak lebih dari 40°F). Jika tidak digunakan dalam beberapa hari, lebih baik dibekukan. Daging kambing bisa bertahan di freezer selama 6-9 bulan. Selalu simpan daging kambing di atas piring untuk mencegah cairan menetes ke makanan lain.

4. Menjaga Suhu dan Kelembaban Ideal

Suhu ideal untuk menyimpan daging kurban adalah antara 0-4°C. Menjaga suhu yang stabil penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Kelembaban juga harus diatur agar tidak terlalu tinggi atau rendah. Kelembaban yang tepat akan membantu mencegah kekeringan pada daging dan mencegah pertumbuhan jamur.

Baca Juga: Kominfo Ancam Blokir Media Sosial X: Langgar Regulasi Pornografi, Pengguna Indonesia Diminta Siap Migrasi

5. Menyimpan Daging Berdasarkan Bagiannya

Setiap bagian daging memiliki karakteristik penyimpanan yang berbeda:

  • Daging Utuh: Simpan dalam kemasan aslinya atau bungkus dengan kertas aluminium. Daging utuh juga dapat dibekukan jika tidak akan segera digunakan.
  • Potongan Daging: Simpan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik yang tertutup rapat.
  • Daging Giling: Lebih rentan terhadap kontaminasi, jadi simpan dalam wadah kedap udara dan gunakan dalam waktu singkat.
  • Jeroan: Seperti hati, limpa, atau usus, simpan terpisah dalam wadah kedap udara. Jeroan juga dapat dibekukan untuk memperpanjang umur simpannya.

6. Cara Tepat Mencairkan Daging Kurban

Untuk mencairkan daging kurban, rencanakan sehari sebelumnya dan pindahkan dari freezer ke kulkas. Jika waktu terbatas, gunakan metode pencairan cepat dengan merendam daging dalam air dingin. Potongan kecil bisa mencair dalam 1 jam, sedangkan potongan besar mungkin membutuhkan hingga 2 jam. Namun, hindari mencairkan daging lebih dari 800 gram dengan metode ini untuk menghindari pertumbuhan bakteri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X