“Desa Sukamulya punya potensi besar, dari udara sejuk, keramahan masyarakat, wisata religi, sampai kopi. Semua harus dikembangkan bersama, tanpa ego sektoral,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Abdul Aziz, perwakilan Kecamatan Tegalwaru. Ia mendukung penuh gerakan pemuda untuk menjadikan kopi sebagai ikon desa. Bahkan, ia menyinggung perjuangan Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin yang juga berawal dari dunia kopi.
Pesan Petani Sepuh dan Harapan Pemuda
Aeng Haerudin, petani senior, membagikan kisah pahitnya saat menanam cengkeh sejak 1987 dengan benih yang tidak bersertifikat. Ia berpesan agar pemuda tak hanya semangat bertani, tapi juga mencari ilmu agar tidak kecewa di masa depan.
Sementara itu, Diki Setiawan alias Coki, mewakili generasi muda, berharap kopi bisa jadi identitas baru Sukamulya. Meski diakuinya, tantangan besar masih di mental para pemuda.
“Kami punya banyak ide, tapi kadang malas bertani. Tapi dengan acara seperti ini, semoga jadi pemicu semangat,” katanya.
Dengan semangat kolaboratif, komunitas pemuda Agra Mandiri membawa angin segar bagi pengembangan kopi di Kecamatan Tegalwaru. Tidak hanya menyatukan petani dan pemuda, acara ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Desa Sukamulya dan sekitarnya.***
Artikel Terkait
Rekor Kopi Jawa di Pasar Lelang Amsterdam Tahun 1711, Dari Bantaran Ciliwung ke Pasar Dunia
Klarifikasi KRPH, Bagi Hasil Agroforestri Kopi di LMDH Giri Pusaka Purwakarta
Perkembangan Kopi di Pusakamulya, Purwakarta: Dari Vakum Hingga Bangkit Kembali
UMKM Kopi Serius Pangan Nusantara Go Global Berkat Dukungan BRI
Potensi Ekonomi Desa di Kecamatan Kiarapedes: Kopi, Manggis, dan Warisan Budaya Lokal
Potensi Ekonomi Kecamatan Kiarapedes Kalau Harus Memilih Satu, Manggis atau Kopi? Ini Jawaban Ketua BPD Desa Pusakamulya
Dari Kopi Sampai Manggis, Desa di Kaki Gunung Ini Makin Berdaya Terutama Desa Ini!
Kopi hingga Wisata Edukasi, Potensi Ekonomi Desa Pusakamulya di Kecamatan Kiarapedes Meningkat
UMKM Kopi Binaan BRI Tembus Pasar Amerika di Specialty Coffee Expo 2025, BBRI Dukung Ekspansi
Koperasi Giri Pusaka Purwakarta, Fokus Pertanian Kopi dan Wisata Hutan