Hari Kedua:
- Suhu tubuh pagi: 37.6°C
- Siang: 38.2°C
- Sore: 38.0°C
- Suhu udara luar kandang mencapai 29.0°C siang hari
- Kelembaban relatif konsisten di angka 38%
- Detak jantung siang hari: 90 bpm
- Respirasi: 25 kali/menit
Analisis:
Suhu tubuh domba mengalami fluktuasi harian, sejalan dengan perubahan suhu lingkungan. Pada saat suhu dan kelembaban udara tinggi (siang hari), suhu tubuh cenderung meningkat. Hal ini sejalan dengan literatur yang menyatakan bahwa termoregulasi hewan ruminansia sangat dipengaruhi oleh stres panas, dan respon fisiologis seperti respirasi dan denyut jantung menjadi indikator adaptasi (Silanikove, 2000; Berman, 2005).
Kesimpulan
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa suhu tubuh domba dipengaruhi oleh suhu udara dan kelembaban lingkungan. Pemantauan faktor lingkungan sangat diperlukan dalam manajemen kandang untuk menjaga ternak tetap dalam zona nyaman termal. Hal ini penting untuk menghindari stres panas yang dapat menurunkan performa produksi dan kesehatan ternak.
Rekomendasi
- Monitoring rutin suhu dan kelembaban udara di dalam dan sekitar kandang
- Penyediaan tempat berteduh yang optimal untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari
Artikel Terkait
Dampak Sosial Ekonomi Peternakan Domba: Studi Kasus Kelompok Tani Barong Mulya, Desa Pusakamulya, Purwakarta
Model Pengembangan Berkelanjutan dan Kesiapan Peternak Kalkun di Desa Pusakamulya
Model Pengembangan Berkelanjutan Usaha Ternak Kalkun di Desa Pusakamulya: Usulan Strategis untuk Pemberdayaan Peternak