Misteri Pelaku Ancaman Pembunuhan Dea Permata Karisma di Purwakarta, Teror WA Berujung Maut

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:16 WIB
Dea Permata Karisma tewas di Purwakarta (Selasa, 12/8/2025), usai teror ancaman pembunuhan via WhatsApp selama 3 bulan. Polisi selidiki pelaku. (Foto: Sinarjabar.com)
Dea Permata Karisma tewas di Purwakarta (Selasa, 12/8/2025), usai teror ancaman pembunuhan via WhatsApp selama 3 bulan. Polisi selidiki pelaku. (Foto: Sinarjabar.com)

Saat hendak masuk, Salbiah melihat jejak darah di dekat pintu dapur.

Baca Juga: Ifan Seventeen Klarifikasi Polemik Film Animasi Merah Putih: One For All, Tegaskan Bukan PFN begini katanya

"Kayak bekas kaki habis menginjak darah. Saya langsung mundur," ujarnya.

Tiga Bulan Teror Ancaman Pembunuhan

Ayah korban, Sukarno (65), mengungkap bahwa putrinya sudah tiga bulan terakhir diteror oleh seseorang.

Ancaman datang bertubi-tubi melalui WhatsApp.

"Rumah pernah dilempari cat. Pelaku ancaman juga pernah masuk ke rumah, tapi kabur saat dipergoki pembantu," jelasnya.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pembunuhan Dea Permata Karisma di Purwakarta

Ibu korban, Yuli Ismawati (55), menambahkan bahwa ancaman itu berkaitan dengan permintaan agar Dea menjauhi seseorang.

"Katanya disuruh jauhin orang yang dulu pernah dia tolong masuk kerja di PJT II. Padahal cuma sebatas teman," tutur Yuli.

Kedua orang tuanya mengaku sudah menyarankan Dea melapor ke polisi dan memasang CCTV.

"Sudah lapor ke Babinsa dan Polsek Jatiluhur, tapi tak ada yang datang," ujar Yuli.

Baca Juga: RRQ Hoshi Umumkan Roster MPL ID Season 16, Datangkan Dua Pemain Baru dari MDL

Sosok Ramah dan Peduli

Menurut adiknya, Rafi Karisma, Dea adalah pribadi yang perhatian kepada keluarga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X