Menkeu Sri Mulyani: Suku Bunga Naik Agresif, Cepat atau Lambat Resesi Global Pasti Datang!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:44 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani prediksi resesi global akan datang
Menteri Keuangan, Sri Mulyani prediksi resesi global akan datang

Baca Juga: Fahmi Bachmid, Sang Pengacara sebut Nikita Mirzani Tertawa Saat Dibawa ke Rutan Serang!

Dan kelemahan berbasis luas di indikator utama aktivitas ekonomi global lainnya.

Berbagai episode tersebut sangat tersinkronisasi secara internasional, yang melibatkan gangguan ekonomi dan keuangan yang parah di banyak negara di dunia.

Resesi global 2009 sejauh ini merupakan episode terdalam dan paling sinkron di antara keempatnya.

Pemulihan global biasanya melibatkan pembalikan luas dalam aktivitas ekonomi makro dan keuangan.

Baca Juga: NIKITA MIRZANI Ditahan 20 Hari di Kejaksaan, Menunggu Sidang di Pengadilan!

Di antara empat episode, pemulihan terkuat terjadi setelah resesi 1975.

Berkat dukungan kebijakan yang besar, cepat, dan terkoordinasi secara global, pemulihan setelah resesi tahun 2009 adalah episode terkuat kedua.

Bank Dunia memperkirakan dampak resesi global bervariasi di berbagai kelompok negara.

Rata-rata pertumbuhan per kapita menurun lebih banyak di negara maju daripada negara berkembang dan pasar berkembang selama resesi global.

Baca Juga: Jadi Tahanan Kejaksaan, Nikita Mirzani yakin Allah pasti akan turun tangan!

Negara berpendapatan rendah rata-rata mengalami penurunan pertumbuhan per kapita yang lebih besar daripada rata-rata negara berkembang dan pasar berkembang.

Sebagai episentrum krisis keuangan, negara-negara maju merasakan beban resesi global 2009.

Sebaliknya, pertumbuhan negara berkembang dan pasar berkembang tetap positif selama resesi.

Dan negara-negara tersebut memberikan pemulihan yang lebih kuat pasca krisis tahun 2009 daripada setelah salah satu dari tiga episode sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X