Menkeu Sri Mulyani: Suku Bunga Naik Agresif, Cepat atau Lambat Resesi Global Pasti Datang!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:44 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani prediksi resesi global akan datang
Menteri Keuangan, Sri Mulyani prediksi resesi global akan datang

Baca Juga: Bertemu Guru PAUD se-Purwakarta, Syaiful Huda Janji Perjuangkan Kesejahteraan!

Kemungkinan kenaikan suku bunga bank tersebut dipicu oleh Bank Indonesia (BI) yang sudah meningkatkan suku bunga acuan sebanyak 75 basis poin (bps).

Kenaikan ini  kemungkinan akan diikuti kenaikan suku bunga selanjutnya.

Begitu pula dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang sudah mengerek tingkat bunga penjaminan sebesar 25 bps.

Untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk tidak mengambil utang yang konsumtif atau berjangka panjang.

Baca Juga: Guru Gembul tentang Adanya Ada 3 Agama Selain Islam yang Dibangun Nabi Muhammad SAW

Tetapi jika sudah memiliki utang dalam jangka panjang, mulai pikirkan strategi untuk dapat mengatur ulang kembali utang dengan pihak pemberi.

Memiliki penghasilan tambahan juga bisa dipikirkan terutama ketika kondisi ekonomi turun.

Apalagi saat kondisi resesi ada kemungkinan besar penurunan atau kehilangan penghasilan terjadi.

Penghasilan tambahan dapat membantu menjaga kondisi keuangan, terlebih jika sumber penghasilan utama terhenti akibat dari resesi.

Baca Juga: Kajari Serang, Freddy Simanjuntak Sebut Ancaman 5 Tahun Ancaman Penjara untuk Nikita Mirzani!

Ancaman besarnya apa?

Amerika Serikat yang masih terus mengalami lonjakan inflasi dan Zona Eropa yang masih menghadapi konflik geopolitik, sudah dipastikan akan mengalami resesi pada tahun depan.

Dalam 70 tahun sejak 1950, ekonomi dunia telah mengalami empat resesi global, yakni pada tahun 1975, 1982, 1991, dan 2009.

Dalam setiap episode ini, terjadi kontraksi dalam produk domestik bruto (PDB) global riil per kapita tahunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X