PURWAKARTA ONLINE - Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, mengaku terkejut dengan besarnya biaya pungutan liar (pungli) yang harus dikeluarkan para pencari kerja untuk bisa bekerja di pabrik-pabrik di wilayahnya.
Biaya yang dipatok calo kerja mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta, sebuah angka yang dinilai sangat memberatkan masyarakat.
"Ya Allah, ternyata semahal itu," ujar Abang Ijo menanggapi laporan warga terkait besarnya biaya untuk masuk kerja, Minggu (2/3/2025).
Baca Juga: Gus Dur, Ulama yang Berprofesi Sebagai Wartawan dan Membela Kebebasan Pers Saat Jadi Presiden RI
Lebih miris lagi, beberapa laporan menyebutkan bahwa meski sudah membayar biaya tersebut, pekerja hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya dipecat.
Abang Ijo menegaskan, dirinya tidak akan menutup mata terhadap praktik ini dan berjanji akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.
"Saya, Abang Ijo, sebagai pemimpin, akan menelusuri dan menindak tegas pungli-pungli seperti ini. Masyarakat Purwakarta harus bisa mencari pekerjaan dengan mudah dan tanpa adanya praktik semacam itu," tegasnya.
Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A56 5G, A36 5G, dan A26 5G dengan Fitur AI Canggih
Abang Ijo juga berharap kolaborasinya dengan Bupati Saepul Bahri Binzein dapat menciptakan sistem yang lebih transparan dan mempermudah akses kerja bagi masyarakat Purwakarta.***