Untuk menjamin kualitas dan keamanan produk, Batik Parang Kaliurang telah mengantongi sertifikat halal.
Sertifikasi ini membuka peluang besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional, khususnya konsumen muslim.
Dukungan BRI tidak berhenti di pelatihan dan pendampingan.
Melalui Desa BRILiaN, BRI juga memfasilitasi pelaku UMKM seperti Menuk agar bisa mengikuti berbagai pameran dan memperluas akses pasar.
“Kami sangat berharap BRI terus menjadi mitra kami dalam berkembang, terutama melalui pelatihan dan pendampingan pasar,” tutur Menuk penuh harap.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa BRI dan program Desa BRILiaN hadir sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat potensi ekonomi desa.
“UMKM seperti Batik Parang Kaliurang adalah contoh nyata bahwa inovasi lokal bisa membawa dampak besar jika didukung dengan sinergi dan pendampingan yang tepat,” katanya.
Melalui pendekatan terstruktur dan kolaboratif, BRI (BBRI) terus membuktikan perannya sebagai penggerak utama pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Batik Parang Kaliurang menjadi bukti bahwa UMKM desa bisa naik kelas dan mendunia.***
Artikel Terkait
Indeks Bisnis UMKM BRI Q1-2025 Tumbuh, Kinerja UMKM Naik Berkat Ramadhan dan Idulfitri
BRI: Ekspektasi UMKM Triwulan II 2025 Melandai, Tapi Kepercayaan ke Pemerintah Tetap Tinggi
Indeks Bisnis UMKM BRI Naik, Kinerja Pelaku Usaha Mikro Tumbuh Didukung Ramadan dan THR
BRI Ungkap Ekspektasi UMKM Melandai di Q2-2025, Meski Kinerja Q1 Meningkat Tajam
Kinerja UMKM Terus Tumbuh di Q1-2025, BRI Catat Optimisme Meski Hadapi Tantangan Ekonomi
Cara Hitung Indeks Bisnis UMKM Versi BRI: Cermin Kinerja, Optimisme, dan Kepercayaan Pebisnis
Indeks Bisnis UMKM BRI Naik ke 104,3 di Q1-2025: Ramadhan dan THR Dorong Kinerja Usaha
BRI Liga 1 2024/2025 Sukses Digelar, BRI Dorong Sinergi Sepak Bola Indonesia dan UMKM Nasional
UMKM Kopi Binaan BRI Tembus Pasar Amerika di Specialty Coffee Expo 2025, BBRI Dukung Ekspansi
BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun ke UMKM hingga April 2025, Dukung Asta Cita Pemerintah